Anak Buah Habib Rizieq Lolos Seleksi Awal Anggota Komnas HAM 
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20170515203450-20-215059/anak-buah-habib-rizieq-lolos-seleksi-awal-anggota-komnas-ham/
 Wishnugroho Akbar , CNN Indonesia
 Selasa, 16/05/2017 07:46 WIB
 
 
 Petinggi FPI Jawa Tengah Zainal Abidin mendaftar sebagai calon komisioner 
Komnas HAM. (CNN Indoneisa/Safir Makki)
 
 Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu petinggi Front Pembela Islam di Jawa 
Tengah, Zainal Abidin atau dikenal dengan Zainal Petir mendaftar sebagai calon 
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Zainal telah lolos proses seleksi 
administrasi dan wawancara.

"Alhamdulillah, saya lolos seleksi administrasi dan wawancara. Selanjutnya 
seleksi dialog publik," kata Zainal kepada CNNIndonesia.com, Senin (15/5) 
malam. 

Zainal adalah pria kelahiran Kebumen, 16 April 1969. Dia aktif di sejumlah 
organisasi masyarakat. Salah satunya di FPI Jawa Tengah sebagai Koordinator 
bidang Advokasi Hukum FPI Jateng.
 Lihat juga:Komnas HAM Bentuk Dewan Etik untuk Natalius Pigai soal Rizieq 
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20170512192031-12-214442/komnas-ham-bentuk-dewan-etik-untuk-natalius-pigai-soal-rizieq/
Selain aktif di FPI Zainal saat ini juga menjabat sebagai Ketua Komisi Hukum 
dan Perundang-Undangan Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah, dan Wakil Ketua 
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Jawa Tengah (APPSI).

Seperti diketahui, tokoh FPI Rizieq Shihab saat ini tengah terlilit sejumlah 
kasus, di antaranya dugaan percakapan berkonten pornografi dan dugaan penistaan 
lambang negara. 

 Lihat juga:Komnas HAM Jelaskan Duduk Perkara Aduan Rizieq Shihab Cs. 
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20170512143758-12-214332/komnas-ham-jelaskan-duduk-perkara-aduan-rizieq-shihab-cs/
FPI bersama sejumlah ormas lain yang tergabung dalam Presidium Alumni Aksi 212 
bahkan sempat mendatangi Komnas HAM untuk melaporkan sejumlah kasus yang 
menimpa tokoh dari ormas Islam.

Terkait itu, Zaenal menyatakan motivasinya mendaftar calon komisioner Komnas 
HAM tidak terkait dengan sejumlah kasus yang saat ini tengah dihadapi FPI dan 
ormas Islam lain.

Motivasinya, kata Zaenal, murni untuk memajukan penegakan HAM di Indonesia yang 
dia nilai belum maksimal. 
 Lihat juga:Sarat Politik, Komnas HAM Dianggap Gagal Tegakkan Hak Asasi 
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20170514195018-20-214759/sarat-politik-komnas-ham-dianggap-gagal-tegakkan-hak-asasi/
"Orang boleh saja mengaitkan pendaftaran saya dengan kasus yang belakangan ini 
dialami FPI. Tapi saya sebagai warga negara punya hak untuk menjadi pejabat 
publik," kata Zaenal yang tercatat sebagai lulusan Magister Hukum Universitas 
Diponegoro, Semarang, tahun 2012.

"Saya ingin mensosialisasikan hak dasar warga. Masyarakat harus tahu hak dasar 
mereka dan pemerintah harus sadar serta memenuhi hak dasar itu. Pemerintah tak 
boleh lepas tangan," imbuh Zaenal.

Pada Desember lalu, Panitia Seleksi Calon Anggota Komnas HAM membuka 
pendaftaran anggota lembaga itu untuk periode 2017-2022. Panitia itu dipimpin 
oleh mantan ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshidiqie.

Tahap pertama peserta harus mengikuti seleksi administrasi; penilaian profil, 
dan tes tertulis. Peserta yang lolos akan mengikuti tes selanjutnya yakni 
Dialog Publik pada 17-18 Mei 2017 di Lantai 5 Gedung Sekjen Kementerian Hukum 
dan HAM. (wis)
 

 

Kirim email ke