ehehehehehehe! Petinggi rezim neo-Mojopahit (NKRI) selalu berusaha menjual jamu koyok penyembuh segala penyakit. Bukan saja Jk di Oxford, tetapi juga diberitakan bahwa gubernur Maluku, Assagaf memberikan kuliah di Universitas Leiden, pada permulaan Mei. Apa yang dilakukan mereka bukan hal baru, karena pada waktu permulaan SBY naik panggung kekuasaan negara, di beberapa negeri Europa perwakilan rezim mengadakan ceramah dengan judul "Islam is compatible to democracy", contohnya di Swedia diadakan di tiga universitas, yaitu Univeristas Stockholm, Lund dan Gothenburg. Karena kurang mujur dengan ceramah, didatangkan delegasi terdiri dari beberapa pakar, untuk memberikan ceramah tentang topik yang mirip pada institut luarnegeri di Stockholm. Menurut Beberapa bulan kemudian pada sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), delegasi rezim neo-Mojopahit mengajukan ulusan agar wakil Islam duduk menjadi anggota tetap Dewan Keamanan (Security Council ). Alasan yang dikemukakan ialah bahwa jumlajh penduduk dunia beragama Islam lebih dari satu miliar.
[GELORA45] Re: Melawat ke Inggris, JK Pidato di Oxford Soal Islam di Indonesia
Sunny ambon [email protected] [GELORA45] Tue, 16 May 2017 18:21:06 -0700
