Catatan Narasi Kecil: Rangkaian “Pemberontakan” Mahasiswa-Rakyat Mei 1998 
di Jakarta

 

Dwi Hartanto (Lucas) <https://indoprogress.com/penulis/dwi-hartanto-lucas/>

Harian IndoPROGRESS <https://indoprogress.com/kanal>

 

 

“Aku tundukan kepala yang sedalam-dalamnya untuk para Martir, pejuang 
Pro-demokrasi, pejuang anti kediktatoran Orba baik yang dikenal maupun yang 
sama sekali tidak dikenal oleh publik, yang dengan gagah berani telah dan 
pernah menyumbangkan miliknya, bahkan nyawanya untuk Orang banyak…. Wiji 
Thukul, Herman Hendrawan, Bimo Petrus, Suyat, Moses Gatot Kaca, Yun Hap, 
Iqbal, Temu, Munir, Marsinah dan ribuan nama-nama Angkatan muda lainya yang 
gugur dalam perjuangan disekitar Mei 98’….” (Mengenang Mei 1998).

 

........................

 

" .. Tugas sejarah angkatan muda berikutnyalah yang memiliki kewajiban 
untuk belajar dari masa lalu, menuntaskan seluruh kekurangan, kelemahan dan 
tentunya kealpaan dari generasi sebelumnya. Belajar dari kesalahan generasi 
sebelumnya, memeriksa kekuatan dan kelemahannya, membaca alur dan dinamika 
masyarakat Indonesia secara kritis, adalah salah satu jalan keluar bagi 
kita semua untuk membangun tatanan Indonesia modern yang lebih sejahtera 
untuk orang banyak, lebih beradab, manusiawi dan lebih baik di masa depan."

 

Selengkapnya:  
https://indoprogress.com/2016/05/catatan-narasi-kecil-rangkaian-pemberontakan-mahasiswa-rakyat-mei-1998-di-jakarta/?utm_campaign=shareaholic&utm_medium=facebook&utm_source=socialnetwork
<https://indoprogress.com/2016/05/catatan-narasi-kecil-rangkaian-pemberontakan-mahasiswa-rakyat-mei-1998-di-jakarta/?utm_campaign=shareaholic&utm_medium=facebook&utm_source=socialnetwork>

 

A.H.



<div style=\"border:0;border-bottom:1px solid black;width:100%;\"> 
Gesendet mit Telekom Mail <https://t-online.de/email-kostenlos> - kostenlos 
und sicher für alle!

Kirim email ke