http://www.gerilyapolitik.com/begini-kronologis-rusuh-pontianak-sabtu-20-mei-2017/



Begini Kronologis Rusuh Pontianak Sabtu 20 Mei 2017

gerilyapolitik.com <http://www.gerilyapolitik.com/author/gerpol3/>

-

21 Mei 2017

3000

   -

   -


<https://i1.wp.com/www.gerilyapolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Aksi_Pemuda_Tolak_FPI_di_Kalimantan_Barat_.jpg?fit=436%2C270>Dayak
Tolak FPI (ilustrasi)

Pada hari Sabtu tanggal 20 Mei 2017, situasi di Pontianak terasa mencekam
akibat dilangsungkannya acara pawai FPI yang dijadwalkan bersamaan harinya
dengan acara ritual tahunan masyarakat Dayak.

Pada hari ini masyarakat Dayak melangsungkan acara rutin tahunan yaitu
“Pekan Gawai Dayak” yang juga merupakan aksi penolakan terhadap ormas
radikal di Kalbar.

Di hari yang sama, FPI juga melakukan pawai protes untuk mengecam pidato
gubernur Kalbar Cornelis yg melarang ormas radikal.

Masyarakat Dayak tampaknya sudah siap tempur dan menyiapkan mandau-nya
untuk menghabisi lawannya.

FPI sepertinya mustahil menang bila harus melawan pasukan dayak yang
seperti ini.

Terutama bila mengingat konflik Sampit di tahun 2001.

TNI dan Polri sudah mengerahkan pasukannya untuk pengamanan, mengantisipasi
terjadinya konflik.



Jadi, TNI & Polri saat itu hanya mengamankan semampu mereka.

Sungguh merupakan suatu tindakan bodoh dan konyol apa bila FPI di Kalbar
secara terbuka menantang Suku Dayak.

Kecuali mereka memang punya rencana ketemu 72 Bidadari seperti yang mereka
yakini.

Laporan Situasi Kondisi :

*Sabtu, 20 Mei 2017, Kota Pontianak*

*– Lokasi Keributan Ormas FPI dan Masyarakat Suku Dayak :*

*1.Jl. Gajah Mada *
*2.Jl. Ayani *

*– Kondisi :*

*1. 20 Mai, Tengah Hari, FPI dan Ormas Melayu melakukan Unjuk Rasa di Polda
Kalbar dan DPRD Kota, Dilanjutkan Berkumpul di bundaran Untan.*

*2. Di saat yang sama, Masyarakat Suku Dayak melakukan Pawai pembukaan
Gawai Adat Dayak Tahun 2017. ( 20-27 Mei 2017)*

*3. Unjuk Rasa Ormas FPI : *

** Menuntut permintaan Maaf Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis atas pidato
di Ngabang. Kabupaten Landak*

** Unjuk rasa tidak memperbolehkan Masyarakat Suku Dayak Melakukan Gawai
Adat Dayak 2017.*

*4. Atas Tuntutan Ormas FPI, Gubernur Kalbar (Cornelis) yang juga merupakan
Presiden masyarakat Suku Dayak se Kalimantan, memberikan pernyataan akan
menghadapi tuntutan lewat jalur Hukum (Tidak akan minta maaf, red) *

*Situasi : *

*1. Siaga 1*

*2. Rombongan Pawai adat Dayak, berhenti di Jl. Gajah Mada, Terjadi Konflik
kecil dengan sebagian kecil oknum FPI, namun tidak berakhir kekerasan*

*3. Rombongan berhasil di hadang oleh Unit Gabungan, dan sementara
berkumpul di Depan Gereja Katedral Pontianak.*

*4. Ormas FPI Tetap melakukan demo di bundaran Untan menyatakan siap
menghadapi Masyarakat Suku Dayak.*

*5. Semua toko dan tempat perbelanjaan di jl. Gajah Mada, Veteran,
Pahlawan, Tanjung Pura, Agus Salim di minta untuk tutup hari ini.*

*6. Perintah dari semua DAD Kabupaten, Masyarakat Suku Dayak Wajib untuk
datang ke pontianak untuk membela Gubernur Kalbar.*

Terima kasih !

(gerpol)

Kirim email ke