Kalau melihat contoh yg diberikan seharus memperingatkan bahaya bubarnya 
Indonesia karena "mayoritas yang memaksakan kehendak" tetapi kok jadi 
sebaliknya. Mengambil contoh2 yg tepat tetapi dgn kesimpulan seenak udel. Si 
Amien Rais ini kelihatannya kok kalau diambil MRI otaknya akan sama dgn 
gambaran pada artikel kompas ini Seperti Inilah Gambaran Otak Seorang Ekstremis 
Agama 
http://sains.kompas.com/read/2017/05/08/11053781/seperti.inilah.gambaran.otak.seorang.ekstremis.agama
 

 -----

 "Soviet bubar karena mayoritas Rusia memaksa keberadaannya kepada etnis lain. 
Pun juga Yugoslavia, ketika di bawah kepemimpinan Joseph Tito, itu negeri Eropa 
Timur yang paling kuat tapi itu bubar jadi 6 negara kecil karena mayoritas 
memaksakan kehendak," imbuhnya.

 ...
 "Di negeri ini sepertinya terbalik. Minoritas ingin memaksa. Minoritas 
berjumawa, itu nanti juga akan hancur bahkan lebih cepat," ujarnya.

 ...
 Amien Rais: Hukum di Indonesia Diskriminatif 
https://kumparan.com/marcia-audita/amien-rais-hukum-di-indonesia-diskriminatif 
Amien Rais: Hukum di Indonesia Diskriminatif 

 kumparan
Sabtu 20 Mei 2017 - 10:05 
https://kumparan.com/marcia-audita/amien-rais-hukum-di-indonesia-diskriminatif
 



 
 


 
Amien Rais (kiri) saat bersama Gus Dur. (Foto: Wikimedia Commons)
 Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Amien Rais 
mengkritik praktik hukum yang terjadi di Indonesia saat ini. Menurutnya, 
penegakan hukum Indonesia sangat diskriminatif.

 "Law enforcement makin tak karuan. Sekarang, implementasi hukum itu super 
diskriminatif," kata Amien dalam acara Refleksi 19 Tahun Reformasi bertajuk 
Menggembirakan Demokrasi dan Tribute to Amien Rais di Kantor PP Pemuda 
Muhammadiyah, Menteng 62, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5).

 Amien tak mendeskripsikan secara rinci hal apa saja yang mendasari sikapnya. 
Jika terus dibiarkan terjadi, kata Amien, Indonesia akan bernasib sama dengan 
negara-negara lainnya. Negara besar dan berjaya, namun kini berbalik akibat 
pemaksaan kehendak terhadap kepentingan golongan tertentu.

 


 
Refleksi Reformasi oleh Amien Rais (Foto: Ainul Qalbi/kumparan)
 "Soviet bubar karena mayoritas Rusia memaksa keberadaannya kepada etnis lain. 
Pun juga Yugoslavia, ketika di bawah kepemimpinan Joseph Tito, itu negeri Eropa 
Timur yang paling kuat tapi itu bubar jadi 6 negara kecil karena mayoritas 
memaksakan kehendak," imbuhnya.

 Amien mengatakan hal tersebut tak jauh berbeda seperti Indonesia, yang 
kedaulatan negaranya akan dikuasai kaum minoritas.

 "Di negeri ini sepertinya terbalik. Minoritas ingin memaksa. Minoritas 
berjumawa, itu nanti juga akan hancur bahkan lebih cepat," ujarnya.

 Ditambah lagi, menurut Amien, permasalahan hukum yang belum lama muncul di 
permukaan, yaitu dugaan kasus penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias 
Ahok. Amien mengatakan, masalah Ahok semakin mengancam keutuhan bangsa.

 "NKRI ini sedang terancam keutuhannya. Sebelum Ahok memecah masalah yang 
sentitif, Pilkada Jakarta kemarin memperkuat gejala perpecahan bangsa," sambung 
Amien di depan para hadirin yang datang.







 

 

Kirim email ke