http://www.antaranews.com/berita/630893/puluhan-siswa-smp-sampang-berhenti-karena-nikah


*Puluhan siswa SMP Sampang berhenti karena nikah*

Selasa, 23 Mei 2017 14:18 WIB | 2.694 Views

Pewarta: Abd Aziz


Ilustrasi - Ujian Nasional SMP (ANTARA FOTO/Reno Esnir/16) ()

Sampang (ANTARA News) - Sedikitnya 79 orang siswa SMP dari sejumlah lembaga
pendidikan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur berhenti sekolah, karena
menikah di usia dini.

"Jumlah siswa SMP yang berhenti sekolah karena alasan menikah ini kami
ketahui berdasarkan laporan panitia penyelenggara ujian nasional beberapa
waktu lalu," kata Kasi Kurikulum Pembinaan SMP pada Dinas Pendidikan
(Disdik) Sampang Amir Sholeh di Sampang, Selasa.

Selain karena menikah di usia dini, sebagian di antara 79 siswa yang resmi
berhenti dan tidak mengikuti ujian nasional tahun ini, karena ikut orang
tuanya bekerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

"Tapi ada juga yang berhenti karena belajar di pondok pesantren," ujar Amir
Sholeh.

Ia menjelaskan, umumnya, siswa SMP yang berhenti dan tidak mengikuti ujian
nasional itu dari wilayah utara Sampang. Antara lain dari Kecamatan
Kedungdung dan Kecamatan Ketapang, Sampang.

"Kebanyakan mereka yang belajar di sekolah swasta. Tapi ada juga siswa SMP
negeri," katanya, menerangkan.

Amir Sholeh lebih lanjut mengatakan, peran unit pelaksana teknis Dinas
Pendidikan di tingkat kecamatan kedepan perlu ditingkatkan, agar kasus
serupa tidak terulang lagi.

"Memang berhenti sekolah untuk menikah itu hak mereka. Tapi memberikan
pengertian kepada orang tua siswa bahwa pendidikan itu penting juga menjadi
tanggung jawab kita semua, termasuk guru, petugas UPT dan para tokoh
agama," ucap Amir.

"Kalau berhenti dan melanjutkan pendidikan di pondok pesantren tidak
menjadi persoalan, karena di sana juga belajar dan sekolah formal. Tapi
yang menikah belum saatnya, ini yang harus diperhatikan," katanya,
menambahkan.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sampang jumlah siswa SMP peserta ujian
nasional 2017 sebanyak 8.965 orang siswa dengan jumlah siswa MTs sebanyak
6.261 orang siswa, sehingga total jumlah peserta UN untuk SMP dan MTs
sebanyak 15.226.

Namun dari jumlah itu, hanya sebanyak 15.147 orang siswa yang mengikuti
ujian, karena 79 di antara berhenti.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Kirim email ke