Sungguh miris, ... mengikuti sikap dan gerak Islam radikalis yang makin BRUTAL 
saja! Betul-betul sudah keluar dari akhlak manusia NORMAL yang SEHAT, ... 
bagaimana mungkin menyambut masuki bulan RAMADHAN digunakan untuk mengumbar 
KEBENCIAN bahkan menganjurkan BUNUH AHOK! Menjadi lebih CELAKA gunakan nada 
lagu “Menanam Jagung” ibu Sud! Lagu anak-anak, ... bukankah itu hendak meracuni 
dan merusak akhlak anak2 bangsa ini!!!

Lalu, ... pemerintah yang berkuasa, khususnya aparat keamanan/HUKUM juga 
diam-diam dan biarkan saja, ...??? Tidak segera menindak tokoh2 penggerak aksi 
pawai OBOR dan penggubah lagu “Bunuh Ahok” itu???

Salam,
ChanCT


From: Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 
Sent: Friday, May 26, 2017 1:43 AM
To: Yahoogroups 
Subject: [GELORA45] Miris, Lagu ‘Bunuh Ahok Sekarang Juga’ Berkumandang di 
Sebuah Pawai Obor

  


Miris, Lagu ‘Bunuh Ahok Sekarang Juga’ Berkumandang di Sebuah Pawai Obor 


                        
                 
           
                 Miris, Lagu 'Bunuh Ahok Sekarang Juga' Berkumandang di Sebuah 
Pawai...
                  By Andreas Pratama
                  KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pawai Obor yang digelar oleh 
sejumlah ormas Islam di beberapa titik di Ibu Kota, ter...  
           
     




Editor:
 Andreas Pratama 
-
 May 25, 2017 14:06



Pawai Obor di kawasan Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Rabu (24/5/2017)
(Facebook/KataKita) 
KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pawai Obor yang digelar oleh sejumlah ormas Islam 
di beberapa titik di Ibu Kota, ternyata menjadi perbincangan hangat di kalangan 
warganet Indonesia.
Hal tersebut disebabkan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan 
sekelompok anak-anak melantangkan sebuah nyanyian untuk membunuh Basuki T. 
Purnama (Ahok), Gubernur DKI Jakarta nonaktif yang kini ditahan di Mako Brimob, 
Kelapa Dua, Depok.
“Bunuh, bunuh, bunuh si Ahok. Bunuh si Ahok sekarang juga,” teriak anak-anak 
kecil tersebut dengan nada lagu ‘Menanam Jagung karya Ibu Sud.
Menurut keterangan yang ditulis oleh akun KataKita di Facebook, peristiwa ini 
terjadi saat pawai obor digelar di sepanjang Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat.
Tak ayal, video ini pun mendapatkan kecaman dari warganet. Hampir mayoritas 
dari mereka menyayangkan peristiwa tersebut dan mengecam pihak-pihak yang 
membiarkan nyanyian tersebut dilantangkan oleh anak-anak kecil.
“Ini adalah dampak nyata akibat tidak adanya kontrol terhadap etika warga 
negara dalam beragama. Semua yang dikatakan guru dan ustaz selalu dianggap 
benar, walaupun sudah kelewatan dan menyimpang jauh dari ahlak ajaran agamanya. 
Mereka resisten terhadap kritik dengan bersembunyi di balik kekuatan dominasi 
mayoritas,” ujar seorang pengguna Facebook bernama Tonny Hanif.
“Pawai obor ini sebenarnya tujuannya apa? Menyambut Ramadan apa mau membunuh? 
Kalau menyambut Ramadan, kenapa teriak-teriak bunuh? Bukannya doa-doa 
kegembiraan dalam menyambut Ramadan,” sambung Lolyta Mulyasari di kolom 
komentar.
Sejauh ini, Kriminalitas.com belum mendapatkan informasi terkait identitas 
kelompok yang menyanyikan lagu-lagu tersebut.

Kirim email ke