http://www.antaranews.com/berita/631382/bom-kampung-melayu--inilah-nama-pelaku-bom-kampung-melayu



*Bom Kampung Melayu - Inilah nama pelaku bom Kampung Melayu*

Kamis, 25 Mei 2017 20:05 WIB | 5.766 Views

Pewarta: Anita Dewi

[image: Bom Kampung Melayu - Inilah nama pelaku bom Kampung Melayu]

Suasana lokasi ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu
malam (24/5/2017). Di titik inilah bom pertama meledak pada pukul 21.00
WIB, disusul ledakan kedua lima menit kemudian, di halte TransJakarta
koridor VII, yang terletak dekat titik ini. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

... di TKP pertama atas nama Ihwan. Pelaku TKP dua atas nama Ahmad Sukri...

Jakarta (ANTARA News) - Kurang dari 24 jam setelah kejadian, Kepolisian
Indonesia telah mengidentifikasi dua nama pelaku teror bom bunuh diri di
Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang terjadi pada Rabu malam (24/5).

"Pelaku di TKP pertama atas nama Ihwan. Pelaku TKP dua atas nama Ahmad
Sukri," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Kepolisian Indonesia, Komisaris
Besar Polisi Martinus Sitompul, di Jakarta, Kamis.

Kendati demikian, belum diketahui kedua pelaku berasal dari jaringan
teroris apa dan motif bom bunuh diri tersebut.

Pada Rabu malam (24/5), terjadi dua kali ledakan bom bunuh diri di kawasan
Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Ledakan pertama terjadi pukul 21.00 WIB di depan toilet umum yang
berbatasan langsung dengan arena parkir sepeda motor. Sementara ledakan
kedua terjadi pada 21.05 WIB di dekat halte TransJakarta Kampung Melayu
yang jaraknya sekitar 10 meter dari lokasi ledakan pertama.

Dua pelaku bom bunuh diri meninggal dunia seketika. Dalam peristiwa
tersebut, selain dua pelaku tewas, tiga polisi gugur.

Tiga polisi yang gugur tersebut adalah Brigadir Satu Polisi (Anumerta)
Taufan Tsunami (anggota Unit 1 Peleton 4 Direktorat Sabhara Polda Metro
Jaya), Brigadir Satu Polisi (Anumerta) Ridho Setiawan (anggota Unit 1
Peleton 4 Sabhara Polda Metro Jaya) dan Brigadir Satu Polisi (Anumerta)
Imam Gilang Adinata (anggota Unit 1 Peleton 4 Direktorat Sabhara Polda
Metro Jaya).

Sementara korban yang mengalami luka-luka berjumlah 11 orang yang terdiri
dari enam polisi dan lima masyarakat sipil.

Korban luka dari pihak kepolisian yakni Brigadir Dua Polisi Feri (anggota
Unit Satu Peleton Empat Sabhara Polda Metro Jaya), dan Brigadir Dua Polisi
Yogi (anggota Unit Satu Peleton Empat Sabhara Polda Metro Jaya).

Juga Brigadir Dua Polisi Muhamad Fuji Saputra (anggota Unit Satu Peleton
Empat Sabhara Polda Metro Jaya), Brigadir Dua Polisi M Al Agum Pangestu,
Brigadir Dua Polisi Zulkron Rian Nugroho, dan Brigadir Dua Polisi Pandu Dwi
Laksono.

Sedangkan lima masyarakat sipil luka-luka adalah Agung (supir Kopaja),
Damai Sihaloho (supir Mikrolet), Tasdik (karyawan BUMN), Susi (mahasiswi)
dan Jihan (mahasiswi).

Editor: Ade Marboen

Kirim email ke