Saya pernah diceritain saya keluarga yang jadi dosen di Univ. Udayana, kita 
tidak usah menertawakan kalua ada orang Drop out saat kuliah, mungkin jalan 
susah begini yang harus ia temui.
Saat dia berkarir belum tentu dia kalah, karena kita punya rejeki masing-masing.
Saya tak pernah bangga walaupun saya berpendidikan S2, karena ini hanya tempat 
pijakan awal saya hidup.
Makanya saya heran melihat anak-anak tamat SMA masa kini,  pesta pora, malah 
ada bajunya decorate coret.
Anak saya sering saya berikan pengertian, kuliah tak menjamin akan bisa kaya, 
yang menjamin bisa kaya yaitu bekerja yang ulet.
Kuliah hanya memberi kemudahan kita bekerja, contohnya ibu susi tidak kuliah 
bisa punya pesawat dan jadi menteri.
Benar kata bapak Jokowi mari kita bekerja, bekerja dan bekerja, jangan bekerja 
sambil tidur
Mulailah bekerja sebelum matahari terbit dan pulangnya kerumah setelah matahari 
tenggelam



From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Saturday, May 27, 2017 7:52 AM
To: GELORA_In
Subject: [**EXTERNAL**] Fw: [GELORA45] Putus kuliah, pendiri Facebook dapat 
gelar dari Harvard




From: Jonathan Goeij [email protected]<mailto:[email protected]> 
[GELORA45]
Sent: Saturday, May 27, 2017 3:56 AM




Putus kuliah, pendiri Facebook dapat gelar dari 
Harvard<http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40056493>





[https://s.yimg.com/nq/storm/assets/enhancrV2/23/logos/bbc.png]

Putus kuliah, pendiri Facebook dapat gelar dari Harvard - BBC Indonesia
Pendiri raksasa media sosial Facebook, Mark Zuckerberg, kembali ke Universitas 
Harvard dan menerima sebuah gelar...





  *
Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru

  *   Bagikan artikel ini dengan 
Facebook<http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40056493>
  *   Bagikan artikel ini dengan 
Twitter<http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40056493>
  *   Bagikan artikel ini dengan 
Messenger<http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40056493>
  *   Bagikan artikel ini dengan Email
  *   Kirim<http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40056493#share-tools>
/ div>
[mark zuckerberg]Hak atas fotoREUTERS
Pendiri Facebook Mark Zuckerberg kembali ke Universitas Harvard untuk 
memberikan pidato kelulusan dan menerima sebuah gelar kehormatan.
Orang terkaya nomor lima di dunia, dengan aset sebesar US$62,3 miliar (Rp841 
triliun), keluar dari Harvard setelah meluncurkan situs jaringan sosial 
miliknya.
Dalam pidatonya, Zuckerberg meminta para mahasiswa untuk "tidak hanya 
menciptakan pekerjaan baru, namun menciptakan sebuah tu juan baru".
Para pakar politik berpikir dia mungkin memposisikan dirinya untuk masuk ke 
politik.
Dalam sambutannya pada Kamis (25/5), Zuckerberg mengatakan bahwa "kita hidup di 
era yang tidak stabil".
[mark zuckerberg]Hak atas fotoREUTERSImage captionIstrinya, Priscilla Chan, 
menonton dari kursi penonton.[mark zuckerberg]Hak atas fotoREUTERSImage 
captionZuckerberg, duduk disamping aktor James Earl Jones, menerima gelar 
kehormatan Doktor di bidang Hukum.
"Ada tekanan untuk mengubah ke dalam," katanya mengenai orang-orang yang merasa 
tertinggal akibat globalisasi yang meningkat.
"Ini adalah perjuangan di masa kita. Kekuatan kebebasan, keterbukaan dan 
komunitas global melawan kekuatan otoritarianisme, isolasionisme dan 
nasionalisme."
Bersama istrinya, Priscilla, di tengah-tengah penonton, dia menunjuk ke asrama 
tempat dia meluncurkan Facebook, dan mengatakan bahwa bertemu dengan istrinya 
di sana adalah hal yang tebaik yang terjadi padanya di universitas.
Sebelum memberikan pidato, dia menerima gelar doktor honoris causa di bidang 
hukum dalam upacara kelulusan Harvard ke-366.
[mark zuckerberg]Hak atas fotoFACEBOOKImage caption"Pada upacara kelulusan 
besok, saya akan membagikan apa yang saya pelajari tentang generasi kita dan 
dunia yang kita bangun bersama. Ini sangat penting bagi saya secara personal 
dan saya sudah menulisnya cukup lama."
Pada Rabu (24/5), dia melangsungkan siaran Facebook Live dari kamar asrama 
lamanya.
"Di sini tempat saya duduk," katanya, menunjuk ke meja kayu kecil dan tempat 
duduk di dalam Kirkland House, yang akan direnovasi musim panas mendatang.
"Laptop kecil saya ada di sini. Dan disinilah saya memprogram Facebook," dia 
berkata di depan kamera.
Dalam pidato kelulusannya, Zuckerberg berkata kepada mahasiswa, "Ada yang salah 
dengan sistem kita saat saya dapat meninggalkan ini dan menghasilkan miliaran 
dollar dalam sepuluh tahun sedang jutaan murid tak mampu membayar pinjaman 
(kuliah) mereka, apalag i memulai usaha."
"Saat Anda tidak memiliki kebebasan untuk mengubah ide anda menjadi sebuah 
perusahaan bersejarah, kita semua kalah," lanjutnya.
·         Zuckerberg: manifesto Facebook untuk 
globalisasi<http://www.bbc.com/indonesia/majalah-39004032>
·         Mark Zuckerberg bantah Facebook 'bantu kemenangan 
Trump'<http://www.bbc.com/indonesia/majalah-37948031>
·         'Beri keterangan palsu' soal WhatsApp, Facebook didenda Rp2 
triliun<http://www.bbc.com/indonesia/majalah-39964198>
Dia melanjutkan kisah bertemu "anak-anak di penjara remaja dan ketergantungan 
opium, yang menceritakan kepada saya bahwa hidup mereka akan berbeda jika 
mereka setidaknya memiliki pekerjaan".
Pria 33 tahun itu tampak penuh emosi di satu titik saat menceritakan seorang 
murid sekolah menengah atas yang khawatir tidak akan dapat mendaftar di 
universitas karena berstatus imigran tanpa dokumen resmi.
Lebih dari 1,9 miliar orang mengakses situs Facebook s etiap hari.
Sejak diluncurkan pada 2004, Facebook telah menginspirasi banyak kompetitor 
media social lain, termasuk Twitter, Snapchat, dan Instagram.
Pada 2007 ada juga orang yang keluar dari Harvard kembali untuk mendapatkan 
gelar kehormatan.
Bill Gates memberikan pidato sesaat setel ah keluar dari perusahaan perangkat 
lunak terbesar di dunia, Microsoft, untuk fokus ke badan amalnya.

Kirim email ke