Turut Berdukacita
Yayasan Sejarah dan Budaya Indonesia (YSBI) di negeriBelanda, atas nama pengurus dan seluruh anggotanya, menyatakan turutberdukacita atas berpulangnya saudara Harso Susanto, dengan panggilan akrabnyaTongky. Bung Tongky dilahirkan diSurabaya pada tanggal 24 Juli 1941 dan meninggaldunia pada 27 Mei 2017 di Rotterdam. Saudara Tongky adalah salah seorang bekas mahasiswa Indonesia Ikatan Dinas(Mahid) yang dikirimkan oleh pemerintah Bung Karno belajar ke UniversitasLumumba di Uni Sovyet. Namun ketika Suharto berhasil merampas kekuasaan daritangan Bung Karno, para Mahid ini dilarang pulang ke tanah airnya Indonesia.Paspor mereka dirampas oleh KBRI Orde Baru rejim Jenderal Suharto. Merekaditelantarkan dan berkelana dari satu negeri ke negeri lainnya di benua Eropa.Hingga pada akhirnya menjadi seorang eksil yang mendapat swaka di negeriBelanda bersama teman-teman lainnya yang datang dari beberpa negeri sepertiRusia, Tiongkok, Rumania, Albania, Republik Ceko, Bulgaria, Hongaria, Polandia,dll. Kami mengenal saudara Tongky sebagai seorangbudayawan Indonesia. Dia menguasai berbagai jenis alat music dan melantunkanlagu-lagu nasional serta lagu daerah Indonesia di dalam berbagai macam bentukpertunjukan. Dia dengan gigih memperkenalkan lagu-lagu Indonesia dihadapanwarga Indonesia atapun asing. Disamping dibidang music dan lagu-lagu Indonesia,bung Tongky juga merupakan seorang illustrator majalah “Informasi” milikorganisasi perhimpunan Persaudaraan di negeri Belanda. Setiap terbitnya,halaman sampul depan adalah karya kreatif saudara Tongky. Dengan berpulangnya saudara Tongky, kitakehilangan seorang teman, seorang sahabat, budayawan eksil yang dicampakkanoleh penguasa di Indonesia. Selamat jalan bung Tongky. Kami dan generasi mudamendatang, akan meneruskan semua kebaikan yang telah engkau tanamkan. Bagikeluarga yang ditinggalkan, kami berharap agar tabah dalam menghadapi musibahini. Amin! Amsterdam, 29 Mei 2017. Atas nama pengurus YSBI. Ketua : K. Sulardjo Sekretaris : Chalik Hamid. | | Virusvrij. www.avg.com |
