Karena Inem tidak diterima sebagai pembantu Rektor dan pembantu dekan, akhirnya inem datang lagi ke bosnya yang lama. Baru bekerja sebulan dia tidak betah lagi sama bosnya, karena bosnya ngomel melulu dengan ocehan : eh kamu inem kalau bekerja jangan pakai dengkul dong. Akhirnya iyem minggat, tidak tahu kemana arahnya pergi. Lima tahun berlalu, Inem jalan-jalan ke Mall naik mobil Mercedez Bens dan gaya model barat, tiba-tiba bosnya yang dulu melihat inem dari caranya berjalan. Disapanya si inem : eh mbak kamu inem ya, benar bu, ibu kan bos saya yang dulu. Penampilan kamu sekarang lain sekali, ngomong-ngomong kamu sekarang bekerja dimana sampai bisa punya mobil mewah begini. Tiba-tiba si inem angkat rok dan berkata pakai ini lo bu, kan ibu yang nyuruh saya kalau bekerja jangan pakai dengkul
From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Tuesday, June 06, 2017 4:47 AM Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Sama-sama pembantu, kok gajinya beda banget ? Dari milis lain : Inem: " Maaf Bu mungkin ini hari terakhir saya kerja di rumah Ibu." Ibu : " Lho, emang kamu mau kemana Nem. Kamu nggak betah kerja pada kami? Inem: " Sebenarnya saya betah Bu. Tapi saya ingin meningkatkan penghasilan seperti orang lain. Walau kerjanya sama sama pembantu." Ibu : " Okelah kalau itu keinginanmu. Oya kamu mau kerja dimana ?" Inem : "Tadi saya baca di koran bahwa ada seleksi untuk jadi Pembantu Rektor dan pembantu dekan di sebuah Universitas Bu. Gajinya belasan juta, dapat mobil dan rumah dinas Bu. Doakan saya ya bu
