http://nasional.kompas.com/read/2017/06/06/07093231/wanti-wanti.jokowi.kepada.elite.politik.yang.
suka.memfitnahnya.
Wanti-wanti Jokowi kepada Elite Politik yang
Suka Memfitnahnya...
Fabian Januarius Kuwado
Kompas.com - 06/06/2017, 07:09 WIB
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
Presiden Joko Widodo berbicara saat menemui tenaga kerja Indonesia (TKI)
di Asia World Expo Ground, Hongkong, Minggu (30/4/2017). Presiden
menggelar kunjungan kerja di Hongkong pada 30 April hingga 1 Mei dalam
rangka meningkatkan kerja sama ekonomi antar-kedua negara(AFP PHOTO /
ANTHONY WALLACE)
*JAKARTA, KOMPAS.com* - Fitnah seringkali menerpa Presiden Joko Widodo.
Mulai dari dituduh keturunan Tionghoa hingga antek PKI pernah
dialamatkan kepada Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>
sepanjang perjalanan politiknya. Bagi Jokowi
<http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>, tudingan miring itu merupakan
serangan politik, tidak lebih.
"Kalau yang berhubungan dengan saya biasanya berhubungan dengan hal yang
politis, juga untuk kepentingan-kepentingan dari politik," ujar Jokowi
<http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> saat tim /Kompas.com/
mewawancarainya di Ruangan Oval, Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin
(5/6/2017).
Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> sebenarnya ingin tak
memedulikan serangan politik tersebut. Namun, ia menyadari bahwa diam
sama saja membiarkan rakyat dijerumuskan oleh pihak yang tidak
bertanggung jawab.
*(Baca: MUI Terbitkan Fatwa Pemakaian Media Sosial, Ada 5 Hal yang
Diharamkan
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2017/06/05/20001581/mui.terbitkan.fatwa.pemakaian.media.sosial.ada.5.hal.yang.diharamkan>)*
Oleh sebab itu, Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>
mewanti-wanti para elite politik yang berada di balik serangan itu untuk
lebih beradab dalam berpolitik.
"Akan sangat berbahaya kalau elite-elite kita memberikan pembelajaran-
pembelajaran yang kurang baik dengan cara seperti itu, menyebarkan SARA
dan menyebarkan fitnah," ujar Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>.
"Kita mengajak semuanya untuk membangun sebuah peradaban politik yang
baik, peradaban politik santun, peradaban politik yang berkeadaban
sehingga masyarakat akan mengikuti itu," lanjur dia.
Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> mengatakan bahwa masyarakat
saat ini sedang membutuhkan suri teladan. Elit-elit politik di Indonesia
pun harus menjadi teladan tersebut.
"Masyarakat kita ini perlu contoh, perlu tauladan. Enggak usah banyak
omong lah. Kasih contoh, sudah. Yang paling penting itu, contoh," ujar
Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>.
Jokowi pun menutup pidatonya dengan menyerukan sederet kalimat
penyemangat pengamalan Pancasila.(Kompas TV)
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
PenulisFabian Januarius Kuwado
EditorSabrina Asril
Tag:
* Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>