Hahahahahahaha, mbak Rachma mati-matian bela Habib. Dia sangat khawatir FPI 
turut dibubarkan seperti HTI. Habib Rizieq sudah termasuk dalam DPO, karena 
sudah tiga kali dipanggil polisi dia tidak mau hadir. Mestinya pak Habib hadir 
dong mempertanggungjawabkan semua kesalahan yang ia perbuat, termasuk menghina 
Pancasila dan Bung Karno, melihat uang rupiah dengan palu-arit, ancaman 
membunuh para pendeta, menghina agama kristen, berpangkat jenderal berotak 
hansip, dll. Jangan lari ke Arab Saudi dan meninggalkan semua anggota FPI anak 
buahnya kocar kacir di Indonbesia, yang kini menjadi alat persekusi 
dimana-mana. Mbak Rachma mestinya buka mata melihatan kejahatan pak Habib ini. 
Jangan turut mencemplungkan diri jadi pengkhianat bangsa. Ulama yang benar 
perlu dianut, sedangkan ulama yang berengsek perlu ditinggalkan.

     Pada Kamis, 8 Juni 2017 3:14, "Sunny ambon [email protected] 
[nasional-list]" <[email protected]> menulis:
 

     
http://www.suara-islam.com/read/kabar/nasional/22668/Rachmawati-Soekarnoputri-Kasus-Habib-Rizieq-Kriminalisasi-terhadap-Ulama
sional#Kriminalisasi Habib Rizieq 
Rachmawati Soekarnoputri: KasusHabib Rizieq Kriminalisasi terhadap Ulama
07 Juni 04:26 | Dilihat : 1232 Rachmawati SoekarnoputriJakarta (SI Online) - 
Penetapan Imam Besar FrontPembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab sebagai 
tersangka dalamkasus dugaan pornografi dinilai berlebihan. Putri Proklamator 
BungKarno, Rachmawati Soekarnoputri, menilai kasus yang menyeret HabibRizieq 
sangatlah subjektif."(Habib Rizieq) seorang ulama. Menurut saya ini seperti 
likeand dislike," kata Rachmawati di kampus Universitas Bung KarnoMenteng, 
Jakarta Pusat, Selasa (6/06/2016), seperti dikutipViva.co.id.Menurut dia, dalam 
persoalan konten dugaan pornografi ituseharusnya yang disangkakan pihak yang 
menyebarluaskan kontenpornografi tersebut."Kalau yang sekarang kasus pornografi 
siapa yang menyebarkan.Sekarang kan enggak ada. Polisi kan juga enggak bisa 
buktiinsiapa-siapa," tutur putri Presiden pertama Soekarno tersebut.Rachmawati 
setuju kasus yang menimpa Rizieq merupakankriminalisasi pemerintah terhadap 
ulama. Hal ini karena sikap Rizieqyang berlawanan dengan pemerintah."Saya juga 
melihat apa yang kita katakan berlawanan denganpemerintahan yang sekarang, itu 
juga selalu dikriminalisasi,"ujarnya.Ia pun mengimbau agar aparat kepolisian 
tak menjadi alat rezimkekuasaan ini. Bahkan, hingga adanya kebijakan 
menerbitkan suratedaran daftar pencarian orang (DPO) untuk Habib Rizieq."Saya 
mengimbau kepada kepolisian bersikaplah jadibhayangkara negara, jadi pengayom 
masyarakat. Jangan jadi alatkekuasaan dengan men-DPO orang yang enggak jelas 
kasusnya,"ujarnya.
  #yiv2710107142 #yiv2710107142 -- #yiv2710107142ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-mkp #yiv2710107142hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-mkp #yiv2710107142ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-mkp .yiv2710107142ad 
{padding:0 0;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-mkp .yiv2710107142ad p 
{margin:0;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-mkp .yiv2710107142ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-sponsor 
#yiv2710107142ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-sponsor #yiv2710107142ygrp-lc #yiv2710107142hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-sponsor #yiv2710107142ygrp-lc .yiv2710107142ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv2710107142 #yiv2710107142actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv2710107142
 #yiv2710107142activity span {font-weight:700;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv2710107142 #yiv2710107142activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv2710107142 #yiv2710107142activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv2710107142 #yiv2710107142activity span 
.yiv2710107142underline {text-decoration:underline;}#yiv2710107142 
.yiv2710107142attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv2710107142 .yiv2710107142attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv2710107142 .yiv2710107142attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv2710107142 .yiv2710107142attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv2710107142 .yiv2710107142attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv2710107142 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv2710107142 .yiv2710107142bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv2710107142 
.yiv2710107142bold a {text-decoration:none;}#yiv2710107142 dd.yiv2710107142last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2710107142 dd.yiv2710107142last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2710107142 
dd.yiv2710107142last p span.yiv2710107142yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv2710107142 div.yiv2710107142attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv2710107142 div.yiv2710107142attach-table 
{width:400px;}#yiv2710107142 div.yiv2710107142file-title a, #yiv2710107142 
div.yiv2710107142file-title a:active, #yiv2710107142 
div.yiv2710107142file-title a:hover, #yiv2710107142 div.yiv2710107142file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv2710107142 div.yiv2710107142photo-title a, 
#yiv2710107142 div.yiv2710107142photo-title a:active, #yiv2710107142 
div.yiv2710107142photo-title a:hover, #yiv2710107142 
div.yiv2710107142photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv2710107142 
div#yiv2710107142ygrp-mlmsg #yiv2710107142ygrp-msg p a 
span.yiv2710107142yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv2710107142 
.yiv2710107142green {color:#628c2a;}#yiv2710107142 .yiv2710107142MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv2710107142 o {font-size:0;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142photos div {float:left;width:72px;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv2710107142
 #yiv2710107142reco-category {font-size:77%;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142reco-desc {font-size:77%;}#yiv2710107142 .yiv2710107142replbq 
{margin:4px;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-mlmsg select, #yiv2710107142 input, #yiv2710107142 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-mlmsg pre, #yiv2710107142 code {font:115% 
monospace;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-mlmsg #yiv2710107142logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-msg 
p#yiv2710107142attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-reco #yiv2710107142reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-sponsor 
#yiv2710107142ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-sponsor #yiv2710107142ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-sponsor #yiv2710107142ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv2710107142 #yiv2710107142ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv2710107142 
#yiv2710107142ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv2710107142 

   
 
|  | Virusvrij. www.avg.com  |

Kirim email ke