Saya rasa dalam kasus ini si Jokowi grusa grusu yak yak o, si Trump yg nggak 
ngerti apa2 juga diikutin begitu saja. Lontong tenan.

---In [email protected], <tsasando@...> wrote :

Pemerintah Indonesia tidak memboikot Qatar Airways akan tetapi karena Qatar 
Airways tidak diizinkan lagi terbang memasuki wilayah udara Arab Saudi, maka 
penerbangan umroh dari Indonesia ke Arab Saudi yang selama ini menggunakan 
Qatar Airways menjadi terganggu. Makanya pemerintah mengalihkannya ke 
penerbangan lain yang bisa memasuki wilayah udara Arab Saudi.Jadi bukan 
memboikot !  From: [email protected] [mailto:[email protected]
Sent: Thursday, June 08, 2017 4:13 PM
To: Yahoo! Inc.
Cc: Yahoo! Inc.; Jaringan Kerja Indonesia; Gelora 45; Sastra Pembebasan; Yahoo! 
Inc.; DISKUSI FORUM HLD
Subject: Re: [nasional-list] Trs: [GELORA45] PEMERINTAH CABUT LISENSI QATAR 
AIRWAYS   Diberitakan Turki mendukung Qatar,  Indonesia memboikot Qatar. 
Bagaimana kalau Turki menarik lisensi panser (mobil berlapis baja) mereka. yang 
dibuat oleh PINDAD.?. On Thu, Jun 8, 2017 at 6:04 AM, Chalik Hamid 
chalik.hamid@... [nasional-list] <[email protected]> wrote:  Pada 
Kamis, 8 Juni 2017 3:02, "Sunny ambon ilmesengero@... [GELORA45]" 
<[email protected]> menulis:    Rezim neo-Mojopahit tunduk pada Arab 
Sudia untuk memboikot Qatar, karena takut tidak bisa masuk ke taman Firdaus? 
http://www.sinarharapan.co/news/read/1706078881/pemerintah-cabut-lisensi-qatar-airways
 
PEMERINTAH CABUT LISENSI QATAR AIRWAYS
TERKAIT AKSI BOIKOT SEJUMLAH NEGARA ARAB07 Juni 2017 05:16 BC Asia dibaca: 
51inShareistimewa /JAKARTA--Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi 
menyatakan akan mencabut untuk sementara waktu lisensi Qatar Airways dan 
dialihkan ke maskapai penerbangan lain terkait dengan aksi boikot terhadap 
Qatar oleh sejumlah negara Arab.

"Kita prihatin tentang putusan itu tapi apapun kita harus segera memberikan 
substitusi bagi pergerakan masyarakat tersebut. Dan kita sudah bisa 
menyelesaikan, artinya beberapa yang dari Jakarta untuk (kepentingan, red.) ke 
umrah terutama, sudah ditampung oleh Garuda dan Saudi," kata Budi Karya Sumadi 
di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan penerbangan dari Arab Saudi ke Indonesia juga sudah ditampung 
oleh maskapai Garuda, Saudi, dan Turki. Menurut Budi, hal itu menjadi 
permasalahan yang mendasar, yang dalam koordinasi Kemenhub dengan Kemenlu harus 
segera diselesaikan.

"Berkaitan dengan turis, saya sepakat dengan Pak Menpar, pada dasarnya kalau 
kita bicara penerbangan yang ingin ke Indonesia itu banyak sekali. Jadi bukan 
mengatakan Qatar tidak perlu, substitusi terhadap aksesibilitas udara itu 
banyak," katanya.

Ia mencontohkan substitusi penerbangan tersebut bisa dilakukan dengan 
mengalihkan lisensi tersebut kepada Emirates, Etihad, Turki, Saudi, dan 
termasuk kepada maskapai Garuda. Hal itu segera dikoordinasikan pihaknya dalam 
waktu dekat ini.

Budi menegaskan pencabutan lisensi itu bersifat sementara karena selama ini 
maskapai tersebut sudah banyak memberikan kontribusi bagi mobilitas masyarakat 
dari Timur Tengah ke Indonesia dan sebaliknya.

"Jadi sifatnya sementara, nanti kalau ternyata ada pemulihan terutama kaitan 
dengan yang umrah, mungkin kita juga memikirkan untuk diberikan kembali (kepada 
Qatar, red.)," kata Budi Karya Sumadi.
Sumber : Antaranews.com  
|  | Virusvrij. www.avg.com |

 

Kirim email ke