Apa salahnya bertampang tukang tambal ban atau tukang becak?, Bukankah dia adalah manusia, mahluk ciptaan illah dan warganegara NKRI . Kalau tampang tukang tampal ban tidak dikehendaki, apakah harus dilenyapkan dari muka bumi?
http://www.suara-islam.com/read/kabar/daerah/22685/Unggah-Foto-Jokowi-seperti-Tukang-Tambal-Ban-Warga-Pasuruan-Ditangkap-Polda-Jatim Unggah Foto Jokowi seperti Tukang Tambal Ban, Warga Pasuruan Ditangkap Polda Jatim 09 Juni 17:12 | Dilihat : 1348 [image: Unggah Foto Jokowi seperti Tukang Tambal Ban, Warga Pasuruan Ditangkap Polda Jatim] Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera [foto: suarasurabaya.net] *Surabaya (SI Online)* - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur (Ditreskrimsus Polda Jatim) pada Rabu lalu (7/6) menangkap Burhanudin warga Pasuruan yang menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pejabat kepolisian melalui media sosial Facebook. "Dalam media sosial Facebook itu, pelaku yang memakai nama Elluek Ngangeni ini mengunggah foto Presiden Joko Widodo seperti tukang tambal ban," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Jumat (09/06/2017), seperti dikutip* Antara.* Barung mengklaim, Burhanudin bersimpati kepada ormas Front Pembela Islam (FPI) sehingga melakukan hal tersebut. "Burhanudin ini tidak sendirian, dia bersama rekan lainnya yang sampai saat ini masih kami lakukan pengejaran karena dianggap melecehkan kepala negara," katanya. Dengan tertangkapnya pelaku ini, ia pun mengimbau masyarakat untuk menjadikannya pelajaran dalam bermedia sosial, karena apa yang dilakukan di media sosial dibaca orang banyak. "Kalau yang diunggah itu presiden seperti tukang tambal ban, presiden melakukan hal yang seperti itu, maka ada hukum yang menjeratnya, yakni Undang Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) yang nanti kami kenakan," ujarnya. Selain UU ITE, ia mengemukakan ada UU lain yang akan menjeratnya. "Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," tutur Barung. Burhanudin kepada wartawan mengaku dalam mengunggah foto presiden, dirinya tidak ada yang menyuruh.
