Penyebar Obrolan Rizieq Shihab- Firza Husein Ada di Amerika Serikat http://wartakota.tribunnews.com/2017/06/09/penyebar-obrolan-rizieq-shihab-firza-husein-ada-di-amerika-serikat?page=all Jumat, 9 Juni 2017 07:50 Tribunnews.com Rizieq Shihab dikawal ketat para pengikut FPI.
WARTA KOTA, BEKASI - Kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab, dan Firza Husein terus bergulir. Saat ini polisi sedang mengusut siapa pemilik situs baladacintarizieq.com yang menyebarkan percakapan tersebut. Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan, berdasarkan informasi dari penyidik yang diperolehnya, alamat internet protokol (IP) yang digunakan pelaku berada di Amerika Serikat. "(Server) itu dari luar, dari Amerika, anonymous. Kami sedang lakukan penyelidikan," ujar Iriawan saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/6). Baca: Rizieq Shihab Dilaporkan Lagi ke Polisi http://wartakota.tribunnews.com/2017/06/09/rizieq-shihab-dilaporkan-lagi-ke-polisi Atas dasar itu, kata Iriawan, penyidik sedikit kesulitan untuk mencari tahu penyebar konten pornografi tersebut. Dia akan berkoordinasi dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk menyelidikinya. Baca: Mudik Gratis Pakai Bus Sudah Penuh, Pendaftaran Sudah Ditutup http://wartakota.tribunnews.com/2017/06/09/mudik-gratis-pakai-bus-sudah-penuh-pendaftaran-sudah-ditutup "Ya itu kan dari luar, kami enggak gampang. Kalau di dalam (negeri) enak, kami bisa langsung (tangkap). Kalau luar kan kami mesti koordinasi dengan mereka (FBI)," kata Iriawan. Sementara terkait keberadaan Rizieq di Arab Saudi, Kapolda meminta kembali kepada yang bersangkutan agar segera pulang untuk mempertanggungjawabkan persoalan hukum yang tengah menjeratnya. Baca: Ganjil Genap di Tol Saat Mudik http://wartakota.tribunnews.com/2017/06/09/ganjil-genap-di-tol-saat-mudik Jika Rizeq merasa benar, kata Iriawan, seharusnya dia tidak perlu merasa takut. "Sudahlah, pulang, hadapi, kok takut banget sih, ada apa sih? Kenapa kok sulit banget, hadapi kalau nggak salah. Kan nanti ada yang menyidangkan. Sudahlah enggak usah mengerahkan massa," kata Iriawan. Ucapan Iriawan itu terkait dengan rencana pendukung Rizieq yang ingin mengepung Bandara Soekarno-Hatta saat pimpinan FPI itu pulang ke Indonesia dari Arab Saudi. Menurut Kapolda, langkah pengepungan bandara tersebut justru akan mencoreng nama baik Indonesia dimata Internasional. "Buat apa (beking Rizieq)? Jangan, malu. Orang pidananya ada, jangan ya malu, ada peristiwa pidana dibeking-beking dengan kekerasan, jangan ya, malu. Jangan nanti malu, negara kita negara hukum," ujar Iriawan. (tin/Kompas.com/Ant)
