Donald Trump diselidiki untuk dugaan 'menghalangi hukum'

  
|  
|   
|   
|   |    |

   |

  |
|  
|    |  
Donald Trump diselidiki untuk dugaan 'menghalangi hukum' - BBC Indo...
 Presiden AS Donald Trump dilaporkan sedang diselidiki oleh pengacara khusus 
Robert Mueller atas kemungkinan meng...  |   |

  |

  |

 
   
   - 8 jam lalu
   
Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru   
   - Bagikan artikel ini dengan Facebook
    
   - Bagikan artikel ini dengan Twitter
    
   - Bagikan artikel ini dengan Messenger
    
   - Bagikan artikel ini dengan Email
    
   - Kirim
Hak atas fotoREUTERSImage captionRobert Mueller mengepalai investigasi terhadap 
dugaan campur tangan Rusia dan segala kemungkinan kaitan dengan Trump.Presiden 
AS Donald Trump sedang diselidiki oleh pengacara khusus Robert Mueller atas 
kemungkinan menghalang-halangi penegakan hukum, lapor Washington Post.Mengutip 
pejabat yang tidak disebutkan namanya, surat kabar tersebut mengatakan bahwa 
tiga pejabat intelijen senior telah setuju untuk diwawancarai oleh Robert 
Mueller.Pengacara Trump mengatakan kebocoran FBI ke surat kabar itu merupakan 
hal yang 'keterlaluan.'Mueller memimpin penyelidikan yang dilakukan FBI atas 
tuduhan bahwa Rusia mencampuri pemilihan umum AS 2016, serta setiap 
keterkaitannya dengan Donald Trump.Presiden Trump berulang kali menyangkal 
adanya kolusi dengan Rusia, dan menyebut penyelidikan yang sedang berlangsung 
ini sebagai 'perburuan tukang sihir'.   
   - Jaksa Agung AS bantah pertemuan rahasia dengan Rusia
   - Pemerintahan Trump 'dusta' tentang FBI, kata James Comey
   - Jaksa AS dipecat sesudah menolak telepon Presiden Donald Trump
Pada hari Rabu (14/6), Washington Post menyebut bahwa keputusan jaksa Mueller 
untuk menyelidiki tindakan Presiden Trump merupakan titik balik utama dalam 
penyelidikan yang sampai saat ini masih berfokus pada sudut Rusia.Mengutip 
pejabat yang berbicara dengan syarat anonim, surat kabar tersebut mengatakan 
bahwa Daniel Coats, direktur intelijen nasional, Mike Rogers, kepala NSA (Badan 
Keamanan Nasional), dan Richard Ledgett yang sampai beberapa waktu lalu 
menjabat sebagai wakil Rogers, setuju untuk diwawancarai oleh penyidik.Hak atas 
fotoGETTY IMAGESDisebutkan, wawancara itu bisa terjadi pada awal minggu 
ini.Para pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada Washington 
Post bahwa dugaan tindakan menghalang-halangi penyelidikan hukum itu dimulai 
beberapa hari setelah Presiden Trump memecat mantan direktur FBI James Comey 
pada tanggal 9 Mei.Sebelum dipecat, Trump telah menuntut dan menerima jaminan 
dari Comey bahwa Trump tidak diselidiki.Namun, Comey mengemukakan bahwa Trump 
berusaha membuatnya menutup penyelidikan terhadap mantan Penasihat Keamanan 
Nasional, Michael Flynn.   
   - Donald Trump: memecat direktur FBI 'kurangi tekanan'
   - Trump 'minta FBI hentikan penyelidikan' soal skandal Flynn
   - Mantan bos FBI selidiki dugaan hubungan Trump dan Rusia
Flynn dipecat Februari lalu karena melakukan kekeliruan dengan tidak 
mengungkapkan sejauh mana kontaknya dengan Sergei Kislyak, duta besar Rusia 
untuk Washington.Gedung Putih menyangkal bahwa mereka menekan Comey. Presiden 
Trump sejauh ini tidak memberikan tanggapan atas laporan itu.Namun juru bicara 
tim pengacara Trump, Marc Kasowitz menanggapi berita Washington Post dengan 
marah."Kebocoran informasi FBI mengenai presiden itu keterlaluan, tidak bisa 
dimaafkan dan ilegal," kata juru bicara Gedung Putih, Mark Corallo.

Kirim email ke