Panglima TNI hingga Habib Rizieq Masuk Radar PKS untuk Pilpres 2019





kumparan
Jumat 16 Juni 2017 - 00:41
  
|  
|   
|   
|   |    |

   |

  |
|  
|   |  
Panglima TNI hingga Habib Rizieq Masuk Radar PKS untuk Pilpres 2019
 Panglima TNI hingga Habib Rizieq masuk radar PKS NTB untuk dicalonkan menjadi 
wakil presiden di 2019.  |   |

  |

  |

 
Panglima TNI Gatot Nurmantyo. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)Selangkah 
maju ke depan, Dewan Perwakilan Wilayah Nusa Tenggara Barat telah melakukan 
rapat terkait Pemilihan Presiden 2019. Ada beberapa nama mengejutkan yang masuk 
radar PKS NTB untuk dicalonkan menjadi wakil presiden.Di antara nama-nama yang 
masuk radar tersebut antara lain Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Imam 
Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Syihab hingga Gubernur NTB sendiri TGB 
Zainul Majdi. Rapat dalam rangka memperbincangkan Pilpres 2019 tersebut dihelat 
April lalu. "Kita sedang mencari presiden dan wapres dari internal dan 
eksternal kader. Untuk NTB salah satunya kan dilibatkan untuk diminta masukan. 
Akhirnya kita melakukan istilahnya, penggodokan. Kemudian muncul nama dari 
eksternal seperti Gatot (Nurmantyo, -red), Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, juga 
Habib Rizieq (untuk wapres, -red)," tutur Ketua DPW NTB Abdul Hadi saat 
dihubungi kumparan (kumparan.com) melalui sambungan telepon, Jumat (16/6).Gatot 
Nurmantyo dan Habib Rizieq (Foto: Beawiharta/Reuters)[Baca juga: Canda JK yang 
Tak Akan Maju di Pilpres 2019 ke Sandiaga]Menurut Abdul Hadi, nama-nama 
tersebut memiliki citra positif di mata masyarakat. Sehingga nama mereka 
dikumpulkan dan disetor ke tingkat Dewan Perwakilan Pusat (DPP). "(Citra, -red) 
mereka dinilai positif sehingga memang muncul ada nama Habib Rizieq. Nama Gatot 
masuk juga," ungkapnya. Khusus Habib Rizieq, dia menjelaskan namanya harum 
ketika aksi 212 yang digelar di sepanjang jalan Monas akhir tahun lalu. "Karena 
mungkin kekinian, menjadi booming pas aksi 212 itu. (Habib Rizieq dinilai, 
-red) bisa menyatukan umat dalam pandangan personal kader," tutur dia. Selain 
nama-nama eksternal ada beberapa nama internal atau dari kader PKS sendiri yang 
muncul ke permukaan."Ada Pak Aher (Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat, -red), 
Irwan Prayitno (Gubernur Sumatera Barat, -red) dan Hidayat Nur Wahid," ungkap 
Abdul.Namun ketika ditanya , apakah PKS telah memastikan akan mendukung ketua 
umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi capres, Abdul belum menjawab 
tegas. Seperti diketahui pada tahun 2014 lalu PKS memang mengusung Prabowo 
untuk jadi calon presiden. "Masih dibicarakan juga," ucap dia. Habib Rizieq. 
(Foto: Reuters/Beawiharta)

Kirim email ke