Pada Sabtu, 1 Juli 2017 23:15, "Sunny ambon [email protected] 
[nasional-list]" <[email protected]> menulis:
 

     
ttps://www.eramuslim.com/berita/nwo-untold/benarkah-patung-liberty-awalnya-sosok-muslimah-berjilbab-bukan-penjelmaan-dewi-isyhtar-bag-1.htm

Ahad, 8 Syawwal 1438 H / 2 Juli 2017    
   -     

 
  Home » Berita » NWO Untold 
Benarkah Patung Liberty Awalnya Sosok Muslimah Berjilbab, Bukan Penjelmaan Dewi 
Isyhtar?  
 37  Redaksi – Minggu, 29 Januari 2017 15:00 WIB Eramuslim.com – Akhir-akhir 
ini beredar kabar jika sesungguhnya Patung Liberty yang merupakan salah satu 
ikon Amerika Serikat sesungguhnya adalah perwujudan sosok muslimah berjilbab. 
Berita ini bersumber dari Majalah Institusi Smithsonian yang katanya 
membeberkan fakta mengejutkan mengenai patung Liberty yang kini berdiri kokoh 
di Pelabuhan New York, Amerika Serikat. Hasil penelitian menyebutkan bahwa 
Patung Liberty awalnya adalah wanita Muslim berjilbab. Menurut majalah 
tersebut, patung tersebut seharusnya diletakkan di Terusan Suez, Mesir, bukan 
di Pelabuhan New York, jika bukan karena penghematan ekonomi yang dilakukan 
gubernur Khilafah Utsmani di Mesir saat itu. Pemahat Perancis, Frédéric Auguste 
Bartholdi, dikatakan awalnya ingin meletakkan patung Muslimah setinggi 86 kaki 
atau 26 meter di Pelabuhan Said di salah satu sisi kanal buatan manusia yang 
menghubungkan Laut Mediterrania dan Laut Merah, Daily Beastmelaporkan, dikutip 
dari Huffington Post. Menurut National Park Service AS, patung itu awalnya 
hendak diberi nama “Egypt Carrying the Light To Asia”, kurang lebih berarti 
“Mesir Membawa Cahaya ke Asia”, yang dijadikan simbol kemajuan dan obor di 
tangannya akan difungsikan sebagai mercusuar. Namun, gubernur Mesir pada era 
Khilafah Utsmani, Isma’il Pasha, menolak proyek yang terinspirasi kunjungan 
Bartholdi ke Monumen Nubia di Abu Simbel pada tahun 1855 karena dianggap 
terlalu mahal, tulis Edward Berenson dalam bukunya berjudul “Statue of Liberty: 
A Transatlantic Story.” Bartholdi lalu memodifikasi rancangannya, yang 
dikatakan museum Musee D’Orsay di Paris, Perancis, dipengaruhi oleh mitos 
Colossus of Rhodes. Patung tembaga itu akhirnya dibangun di Perancis dengan 
dipimpin oleh perancang struktural Gustave Eiffel, pencipta Menara Eiffel. 
Bagian-bagian patung tersebut kemudian dikirim ke AS, sebelum akhirnya dirakit 
dan diresmikan pada 28 Oktober 1886. Liberty adalah hadiah masyarakat Perancis 
kepada AS. Dari dasar hingga ke ujung obor, “Lady Liberty” memiliki tinggi 92 
meter, atau hampir empat kali lipat dari rancangan awal Bartholdi. Pelabuhan 
Said di Mesir sendiri kini memiliki sebuah mercusuar setinggi 38 meter. Terusan 
Suez sendiri usai dibangun pada November 1869. Atau ada juga artikel yang 
menulis agak berbeda soal Liberty Statue ini, yang sumbernya sama dari 
Smithsonian. Artikel ini mengatakan: Website politik kenamaan dari Amerika, The 
Hill, pada 25 November 2015 mempublis artikel blog terkait asal usul Patung 
Liberty yang berjudul “Smithsonian: Statue of Liberty was originally a Muslim 
woman“. Patung Liberty awalnya dirancang untuk menjadi seorang wanita Muslim, 
majalah Smithsonian Institution mengatakan. (Smithsonian Institution adalah 
suatu lembaga pendidikan dan riset, berikut kompleks museum terkaitnya, yang 
didirikan pada tahun 1846 dan dikelola serta dibiayai oleh pemerintah Amerika 
Serikat) Sebuah artikel di blog yang dikelola museum pemerintah, Smart News, 
menyatakan salah satu desainer dari Lady Liberty mendapat inspirasi dari 
monumen di Mesir dan awalnya ditujukan untuk petani perempuan berjilbab di 
Terusan Suez. Artikel tersebut mengutip sejarawan Barry Moreno, penulis 
beberapa buku tentang patung, yang juga dipublis pekan lalu oleh The Daily 
Beast. “Taking the form of a veiled peasant woman, the statue was to stand 86 
feet high, and its pedestal was to rise to a height of 48 feet,” “Mengambil 
bentuk seorang wanita petani berjilbab, patung itu berdiri 86 kaki tinggi, dan 
alas adalah untuk naik ke ketinggian 48 kaki,” Moreno menulis dalam artikel 
“Patung Liberty.” Desain proyek ini akhirnya diubah seperti tampilan sekarang 
di pelabuhan New York saat ini. Benarkah Patung Liberty awalnya merupakan sosok 
muslimah berjilbab? Ini tentu saja menggelikan. Bagi yang memahami sejarah 
Liberty, Mesir, dan Dewi Ishtar, maka dia akan tahu jika berita dari 
Smithsonian tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan. Lantas bagaimana 
sesungguhnya? (

Eramuslim.com – Di tahun 1984, UNESCO memasukan patungLiberty ke dalam situs 
warisan dunia yang dilindungi oleh PBB. Patungyang memiliki tinggi 46 meter dan 
berat 204 ton ini terbuat dariperunggu,  diletakkan di muara Sungai Hudson 
diNew York, AS. Patung liberty diberikan kepada AS oleh Perancissebagai lambang 
 persahabatan dan hadiah 100 tahun kemerdekaanAmerika.  Tapi tahukah anda 
siapakah sosok dari patung Libertyyang sebenarnya?? Patung Liberty dan Mytos 
Dewi IshtarPatung Liberty merupakan patung simbolisasi dewi kaum paganbernama 
Ishtar, dalam mythologi Babylonia, dewi Ishtar adalah dewikesuburan, Cinta, dan 
alam bawah atau alam gelap. Bangsa Babyloniamenjuluki Dewi Ishtar sebagai 
Ibunya para Dewa. Dewi ini mempunyaimempunyai beragam nama di berbagai 
kebudayaan pagan dunia sepertiAthena pada kebudayaan Yunani, Isis pada 
kebudayaan Mesir, Dewi Sripada kebudayaan Indonesia, Hekate, Semiramis, dan 
sebagainya. Namunintinya, dewi ini adalah dewi nafsu, kesuburan, dan 
perang.Fakta tentang Nimrod dan Istrinya IshtarSetelah banjir besar melanda 
bumi, Nabi Nuh beserta anak cucunyamembangun peradaban baru di muka Bumi, dan 
tersebar di berbagaipenjuru bumi salah satunya yakni peradaban 
Babylonia.Alkisah, Nabi Nuh mempunyai cicit bernama Nimrod, ia terkenal 
kuatdiantara yang lainnya, dan menjadi pemimpin suku mereka, Nimrod 
mulaimembangun kotanya sendiri yang disebut babel. Namun sayangnya Nimrodtidak 
ingin mematuhi perintah eyangnya (Nabi Nuh) karena Nimrodberpikir jika ia 
menaati agama Nuh, maka ia tidak bisa mendapatkankesenangan yang ia inginkan 
karena dalam agama Allah terdapat batasandnan norma, dan dari situlah ia mulai 
menetapkan peraturannyasendiri. Nimrod menyembah Matahari, karena menurutnya 
mataharisangatlah kuat. Hewan-hewan seperti ular, burung, dan 
sebagainyadijadikan dewa karena kemampuan binatang2 tersebut yang memikat 
hatiNimrod, bahkan ia mengatakan kepada kaumnya bahwa dia juga adalahseorang 
dewa. Nimrod mempunyai istri bernama Ishtar.Pasca kematian Nimrod, kaumnya 
mulai sadar bahwa Nimrod hanyalahmanusia biasa bukan dewa seperti yang ia 
katakan kepada kaumnyaselama ini, Ishtar tidak rela kehilangan kekuasaan yang 
selama ini iadan suaminya bangun, maka setelah kematian Nimrod, Ishtar 
yangterkenal gemar berpetualang dengan laki-laki lainnya kemudianmengandung, 
dan dia mengatakan jika bayi yang dikandungnya adalahbayi dari Dewa Matahari.  
Ishtar juga menjadikan dirinya sebagai dewi kesuburan, dewikebijaksanaan, dan 
sebagainya, menjadikan ia menjadi pemujaan kaummusyrik, kemudian pemujaan 
Ishtar dibawa keseluruh penjuru dunia, dimesir Ishtar disebut dewi Isis, di 
Yunani disebut dengan Athena,Semiramis, Hekate, dan lainnya Namun akarnya sama 
yakni Ishtar dariBabylonia yang demi meneruskan kekuasaannya ia membuat 
berbagaicerita mitos. Menurut catatan sejarah, Ishtar begitu memuja matahari, 
sehinggaia menyimbolkan dirinya sebagai wanita dengan bintang dengandelapan 
sisi di kepalanya yang menyimbolkan pemujaannya terhadapmatahari atau dia biasa 
menyebutnya dengan panggilan Ba’al. Diamengansumsikan dirinya adalah istri dari 
dewa matahari yangmenjadilkannya tuhan bagi umatnya.  Dalam dongengnya ia 
mengatakan bahwa ia turun ke bumi dalam sebuahtelur raksasa yang diturunkan di 
sungai Eufrat. Cabang dari ceritaini salah satunya dirayakan dalam perayaan 
Easter atau yang dikenaldengan sebutan Paskah. Dan setiap tanggal 25 
desember,mereka menganggap kelahiran putra Ishtar adalah anugrah bagi merekadan 
mereka berpesta pora, merayakan anak dewa matahari (Sol Invictus)dan menjadikan 
hari Minggu sebagai Hari Dewa Matahari (Sun Day, HariMatahari) yang disucikan 
di mana umatnya beribadah memujanya.  Tak hanya itu, Ishtar mengatakan dalam 
waktu semalam sebuahpohon Malar (mirip pohon cemara), tumbuh di sekitar 
Babilonia dandiam-diam Nimrod pulang ke bumi meninggalkan berbagai macamhadiah 
dibawah pohon tersebut, padahal sesungguhnya Ishtarlahyang menaruh berbagai 
macam hadiah dibawah pohon sebagai upayamemikat hati orang.Inilah kisah tentang 
Ishtar, yang sosoknya dijadikan patung tinggibesar dan sekarang lebih dikenal 
sebagai Patung Liberty. JikaSmithsonian menganggap patung itu sesungguhnya 
berasal dari sosokperempuan dari Mesir, bisa jadi, karena akar keyakinan Mesir 
Kunojuga erat dengan kisah Ishtar, jauh sebelum Islam lahir. Jadi jelas,bukan 
sosok muslimah berjilbab yang menginspirasi Patungliberty. (rs/TAMAT  
#yiv5770660217 #yiv5770660217 -- #yiv5770660217ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-mkp #yiv5770660217hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-mkp #yiv5770660217ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-mkp .yiv5770660217ad 
{padding:0 0;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-mkp .yiv5770660217ad p 
{margin:0;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-mkp .yiv5770660217ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-sponsor 
#yiv5770660217ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-sponsor #yiv5770660217ygrp-lc #yiv5770660217hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-sponsor #yiv5770660217ygrp-lc .yiv5770660217ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv5770660217 #yiv5770660217actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv5770660217
 #yiv5770660217activity span {font-weight:700;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv5770660217 #yiv5770660217activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv5770660217 #yiv5770660217activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv5770660217 #yiv5770660217activity span 
.yiv5770660217underline {text-decoration:underline;}#yiv5770660217 
.yiv5770660217attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv5770660217 .yiv5770660217attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv5770660217 .yiv5770660217attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv5770660217 .yiv5770660217attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv5770660217 .yiv5770660217attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv5770660217 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv5770660217 .yiv5770660217bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv5770660217 
.yiv5770660217bold a {text-decoration:none;}#yiv5770660217 dd.yiv5770660217last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5770660217 dd.yiv5770660217last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5770660217 
dd.yiv5770660217last p span.yiv5770660217yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv5770660217 div.yiv5770660217attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv5770660217 div.yiv5770660217attach-table 
{width:400px;}#yiv5770660217 div.yiv5770660217file-title a, #yiv5770660217 
div.yiv5770660217file-title a:active, #yiv5770660217 
div.yiv5770660217file-title a:hover, #yiv5770660217 div.yiv5770660217file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv5770660217 div.yiv5770660217photo-title a, 
#yiv5770660217 div.yiv5770660217photo-title a:active, #yiv5770660217 
div.yiv5770660217photo-title a:hover, #yiv5770660217 
div.yiv5770660217photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv5770660217 
div#yiv5770660217ygrp-mlmsg #yiv5770660217ygrp-msg p a 
span.yiv5770660217yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv5770660217 
.yiv5770660217green {color:#628c2a;}#yiv5770660217 .yiv5770660217MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv5770660217 o {font-size:0;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217photos div {float:left;width:72px;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv5770660217
 #yiv5770660217reco-category {font-size:77%;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217reco-desc {font-size:77%;}#yiv5770660217 .yiv5770660217replbq 
{margin:4px;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-mlmsg select, #yiv5770660217 input, #yiv5770660217 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-mlmsg pre, #yiv5770660217 code {font:115% 
monospace;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-mlmsg #yiv5770660217logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-msg 
p#yiv5770660217attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-reco #yiv5770660217reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-sponsor 
#yiv5770660217ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-sponsor #yiv5770660217ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-sponsor #yiv5770660217ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv5770660217 #yiv5770660217ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv5770660217 
#yiv5770660217ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv5770660217 

   
 
|  | Virusvrij. www.avg.com  |

Kirim email ke