Pada Sabtu, 8 Juli 2017 11:52, Mohammad Kasim <[email protected]> 
menulis:
 

 
| 
| 
|  |

 | 
|  |
|  |

 | 
| Choose a language  Chinese Simplified  Chinese Traditional  Albanian  Arabic  
Belarusian  Bengali  Bulgarian  Cambodian  Croatian  Czech  English  Esperanto  
Filipino  French  German  Greek  Hausa  Hebrew  Hindi  Hungarian  Indonesian  
Italian  Japanese  Korean  Laos  Malay  Mongol  Myanmar  Nepal  Persian  Polish 
 Portuguese  Pushtu  Romanian  Russian  Serbian  Sinhalese  Spanish  Swahili  
Tamil  Thai  Turkish  Ukrainian  Urdu  Vietnamese  Uygur  Kazak  Kirgiz  LHASA  
KUMBA----------  Icelandic  Dutch  Norwegian  Danish  Finnish  Swedish  
Estonian  Lithuanian |  | Saturday    Jul 8th   2017    |

 |


|  |
| 
|  |  |  |  | 
|  | Web  indonesian.cri.cn    |  |

 |

 |


|  |
| 
| Home|Asia Tenggara|Lentera|Blitz Asia|Foto|Travel|Blog|Bahasa Mandarin 
|Pedoman Muslim|Facebook&WeChat |
|  |

 |
|  |

 |


| 
| Abdullah Ulaxim dan Warungnya |
|   2017-07-08 15:04:20  CRI |
| Abdullah Ulaxim, 43 tahun, adalah seorang pedagang martabak di Kecamatan 
Zawa, Kabupaten Moyu, Daerah Otonom Uyghur Xinjiang, Tiongkok. Melalui kerja 
rajin selama 15 tahun, Abdullah Ulaxim kini merupakan pemilik sebuah warung 
yang cukup besar di kampung halamannya. Sementara itu, ia juga adalah pemilik 
11 warung dan 10 tempat penjualan permanen di kota Nanchang, Provinsi Jiangxi, 
Tiongkok tengah. Abdullah kini total mempekerjakan 32 karyawan.Abdullah Ulaxim 
dulu pernah mengadu nasibnya di kota Nanjing, Tiongkok timur selama tiga tahun. 
Pada September 2002, Abdullah dan istrinya, Ruzinisaham Zakir menjual buah 
kering kismis (buah anggur kering) di kota Nanchang, Provinsi Jiangxi. Kemudian 
ia mulai menjual martabak. Secara terus terang Abdullah menyatakan masa antara 
tahun 2006 hingga 2009 merupakan tiga tahun yang paling penting dalam kariernya 
menyelenggarakan usaha. Pada kurun waktu itu ia tidak hanya memperoleh 
keuntungan sebagai pedagang, tapi juga telah menjalin persahabatan dengan 
banyak sahabat setempat sehingga telah meletakkan dasar bagi perdagangannya 
pada masa mendatang.Selama bertahun-tahun ini, Abdullah terharu atas bantuan 
tanpa pamrih dari masyarakat. Sama seperti sahabatnya yang pernah membantu 
dirinya, Abdullah juga secara sukarela membantu teman yang hidup dalam 
kemiskinan di kota Nanchang. Pada awal tahun 2017, Abdullah menyumbangkan 
daging kambing dan uang tunai kepada 15 keluarga yang miskin di kota Nanchang, 
termasuk orang lanjut usia dan para penyandang cacat.Abdullah Ulaxim dan 
istrinya dikaruniai empat anak. Ia berharap anak-anaknya juga mewariskan 
tradisi rakyat etnis Uyghur yang murah hati dan rela membantu orang lain di 
tempat masing-masing. |

 |  | 
| 
|  |
|  |
| 
|  |  |  |

 |
|  |
|  |

 | 
|  |
| 
|  |  |  |

 |
|  |

 |


|  |
| 
|
|  |

 |
| 
| 
|  |
|  |

 |

 |
|  |
|  |
| Terpopuler |
| 
|  |
| 
| • Xi Jinping Adakan Pembicaraan Dengan Kanselir Jerman |
| • Warga Hong Kong Puas Terhadap Pembangunan Hong Kong Selama 20 Tahun 
Terakhir |
| • PM India Kunjungi AS |
| • Berpegang Pada Prinsip Satu Tiongkok Merupakan Tren Umum Masyarakat 
Internasional |
| • Li Yuanchao Temui Wakil Presiden Panama |
| • Tiongkok Keluarkan Pernyataan Bersama tentang Pengentasan Kemiskinan dan 
Pendorongan HAM |
| Indeks>> |

 |

 |
|  |
|  |
| 
|  |
|  |
|  |
|  |

 |
| Komentar Pembaca |
| 
| 
| • Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota 
Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam 
memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 
60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu 
Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu 
penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di 
salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. 
Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah : |
| • 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong 
berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon 
balasan ! |
| • 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, 
judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, 
informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi. |
| • 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang 
yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer 
satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau 
dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya 
kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua 
meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia 
suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo 
yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama |
| Indeks>> |

 |

 |
|  |
| Komentar(0 Komentar)   
   - 
发布   
   - Weibo
   - QQ
   - 
   - Pengunjung
   - 手机登录
Belum ada komentarDisponsori oleh Changyan |
|  |

 |


|  |
| © China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040 |

-- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.


   
 
|  | Virusvrij. www.avg.com  |

Kirim email ke