http://www.antaranews.com/berita/639913/darmin-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-dapat-dibanggakan




*Darmin: Pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dibanggakan*

Rabu, 12 Juli 2017 17:17 WIB | 5.004 Views

Pewarta: Calvin Basuki

[image: Darmin: Pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dibanggakan]Menteri
Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

... walaupun tidak tinggi sekali tetapi kualitasnya bagus."

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin
Nasution mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia memiliki kualitas yang
bagus sehingga dapat dibanggakan dalam forum internasional.

"Di dunia internasional, kita bisa dengan gagah bilang pertumbuhan ekonomi
kita, walaupun tidak tinggi sekali tetapi kualitasnya bagus," katanya dalam
simposium nasional di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu.*1 *
<http://www.antaranews.com/berita/638967/pertumbuhan-ekonomi-kuartal-ii-diproyeksikan-di-atas-51-persen>

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) tersebut mengatakan perbaikan kualitas
pertumbuhan ekonomi tersebut dapat dilihat dari indikator inflasi, tingkat
kemiskinan, ketimpangan dan tingkat pengangguran.

Darmin mengatakan inflasi telah membaik dibandingkan empat hingga lima
tahun yang lalu, dan angka kemiskinan juga secara konsisten membaik selama
10 tahun terakhir.

"Ketimpangan, kalau dilihat 10 tahun terakhir mula-mula memburuk dan ada
hubungannya setelah krisis 1998 bergerak ke arah sumber daya alam
pertambangan dan perkebunan, memang sebagai hasilnya gini ratio memburuk,
namun dua tahun terakhir membaik lagi," ucap Darmin.

Ia menjelaskan bahwa rasio gini pada 2013 paling tinggi tercatat 0,413 dan
kemudian membaik di mana pada akhir tahun lalu berada di 0,394.


*(Baca juga: **Pemerintah pastikan kenaikan subsidi energi dalam RAPBNP
2017*
<http://www.antaranews.com/berita/639068/pemerintah-pastikan-kenaikan-subsidi-energi-dalam-rapbnp-2017>
*)*

Namun, Darmin mengatakan terdapat ketidakyakinan bahwa pertumbuhan ekonomi
yang membaik selama dua tahun belakangan tersebut akan dapat berkelanjutan.

Oleh karena itu, Pemerintah telah merumuskan kebijakan ekonomi berkeadilan
sebagai penajaman kebijakan-kebijakan yang sudah dijalankan.

"Sekadar catatan awal, Presiden Jokowi memulai pembangunan kesejahteraan
masyarakat dengan mengurangi subsidi dan kemudian menggunakan uangnya untuk
bantuan sosial dan infrastruktur," demikian Darmin Nasution.


*(Baca juga: **Pertumbuhan ekonomi kuartal II diproyeksikan di atas 5,*
<http://www.antaranews.com/berita/638967/pertumbuhan-ekonomi-kuartal-ii-diproyeksikan-di-atas-51-persen>

Kirim email ke