http://lifestyle.kompas.com/read/2017/07/19/121200920/mengapa-kentang-goreng-bikin-ketagihan-
Mengapa Kentang Goreng Bikin Ketagihan?
Ayunda Pininta
Kompas.com - 19/07/2017, 12:12 WIB
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
Ilustrasi
Ilustrasi(Thinkstockphotos)
*KOMPAS.com -* Ada alasan mengapa Anda kerap memilih /french fries
/ukuran /large/ dan sulit untuk berhenti memakannya. Kentang goreng di
restoran cepat saji bukan sekadar kentang yang digoreng. Setiap batang
kentang telah diolah dan mengandung bahan-bahan yang membuat nafsu makan
meningkat.
Kentang goreng dikemas dengan minyak nabati (minyak canola, minyak
jagung, minyak kedelai, minyak kedelai terhidrogenasi) yang memberi
aroma sangat nikmat, rasa daging sapi alami, dekstrosa, asam natrium
pirofosfat, dan garam.
Dan “pelaku” yang paling bertanggung jawab untuk menumbuhkan kecanduan
adalah rasa daging sapi yang mungkin belum pernah Anda bayangkan ada
dalam kentang goreng. Gandum terhidrolisis dan susu terhidrolisis juga
menjadikan rasa kentang goreng semakin gurih.
Sementara gandum dan susu adalah bahan yang sehat, namun proses
hidrolisis yang menggunakan panas dan bahan kimia akan menghancurkan
nutrisi alami makanan dan menghasilkan MSG, yang menghasilkan penambah
selera.
MSG mampu meningkatkan nafsu makan dengan cara menghambat otak
mengirimkan sinyal kenyang. Salah satu studi menemukan bahwa pemberian
MSG pada tikus laboratorium mampu meningkatkan asupan makanannya sebesar
40 persen dan itu dinilai juga berlaku pada manusia. Itulah sebabnya
mengapa kentang goreng cepat saji terasa begitu nikmat.
Walau kentang goreng di restoran cepat saji dapat menjadi salah satu
kenikmatan hidup, sayangnya studi sebelumnya oleh /American Journal of
Clinical Nutrition/ menghubungkan antara makan kentang goreng cepat saji
porsi besar setidaknya dua kali seminggu dengan peningkatan risiko
kematian dini.
Walau kentang goreng bukan penyebab langsung kematian, namun kandungan
kalori yang tinggi, lemak jenuh, dan garam dalam kentang goreng dapat
mengurangi kesehatan seseorang dengan meningkatkan risiko obesitas
maupun hipertensi.
Namun kabar baiknya, para penggemar kentang goreng dapat merayakan fakta
bahwa sayuran memiliki jumlah serat, mikronutrien dan vitamin yang
sehat, yang menyeimbangkan indeks glikemik tinggi dari kentang goreng.
Itu sebabnya, perbanyak konsumsi sayur dan buah sebagai penyeimbang
makanan cepat saji.
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
PenulisAyunda Pininta
EditorLusia Kus Anna
SumberMSN.com <http://www.msn.com/>,