https://www.cnnindonesia.com/politik/20170727194813-32-230821/waketum-demokrat-sby-dan-prabowo-
bahas-masalah-negara/
Waketum Demokrat: SBY dan Prabowo
Bahas Masalah Negara
*Joko Panji Sasongko *, CNN Indonesia
Kamis, 27/07/2017 19:56 WIB
* Sebarkan:
*
<https://www.cnnindonesia.com/politik/20170727194813-32-230821/waketum-demokrat-sby-dan-prabowo-bahas-masalah-negara/#>
*
<https://www.cnnindonesia.com/politik/20170727194813-32-230821/waketum-demokrat-sby-dan-prabowo-bahas-masalah-negara/#>
*
<https://www.cnnindonesia.com/politik/20170727194813-32-230821/waketum-demokrat-sby-dan-prabowo-bahas-masalah-negara/#>
Waketum Demokrat: SBY dan Prabowo Bahas Masalah Negara Wakil Ketua Umum
Syarief Hasan ikut hadir di Cikeas untuk pertemuan SBY dan Prabowo. (CNN
Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
*Cikeas, Bogor, CNN Indonesia * -- Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief
Hasan menampik pertemuan antara Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono
(SBY) dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto membahas kemungkinan
koalisi untuk Pemilu tahun 2019.
Menurut Syarief, pertemuan kedua tokoh itu hanya untuk membahas segala
permasalahan bangsa saat ini.
"Tergantung Anda menerjemahkan. Sebab bangsa dan negara itu luas
sekali," ujar Syarief di kediaman SBY di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor,
Kamis (27/7) malam.
Lebih lanjut, Syarief mengaku, pertemuan malam ini tidak spesifik akan
membahas hasil UU Pemilu yang baru disahkan.
"Intinya kan kalo pemimpin ketemu bagus. Bisa membicarakan masalah
menyangkut bangsa," ujarnya.
Lihat juga:
*PKS Dukung Pertemuan SBY-Prabowo, PKB Nilai Tak Istimewa
<https://www.cnnindonesia.com/politik/20170727192513-32-230816/pks-dukung-pertemuan-sby-prabowo-pkb-nilai-tak-istimewa/>*
Syarief berada di kediaman pribadi mantan presiden ke enam Republik
Indonesia tersebut guna mendampingi saat Prabowo bertamu. Tak hanya
Syarief, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan pun
terlihat juga di sana.
Syarief mengatakan pertemuan malam ini hanya akan diikuti para pengurus
inti kedua partai. Ia juga mengaku, putra sulung SBY yang sempat
bersaing dalam Pilkada DKI 2017 lalu, Agus Harimurti Yudhoyono,
berpeluang ikut pula dalam pertemuan itu.
Secara terpisah, Hinca mengatakan pertemuan Demokrat dan Gerindra malam
ini adalah bagian dari komunikasi politik. Berbeda dengan Syarief, Hinca
tak menampik bahwa UU Penyelenggaran Pemilu yang baru menjadi salah satu
motif pertemuan tersebut.
Lihat juga:
Politikus PDIP Sebut Pertemuan SBY-Megawati Belum Perlu
<https://www.cnnindonesia.com/politik/20170727171313-32-230781/politikus-pdip-sebut-pertemuan-sby-megawati-belum-perlu/>
Fraksi Demokrat dan Gerindra adalah dua dari empat fraksi yang walk out
dari sidang paripurna DPR untuk mengesahkan RUU penyelenggaraan pemilu
jadi undang-undang pada 20-21 Juli lalu.
"Komunikasi antar sesama partai keniscayaan. Hasil paripurna kemarin
tentu membuat komunikasi politik menjadi lebih intens," ujar Hinca.
Hinca mengaku, SBY juga tidak menutup kemungkinan akan melakukan
pertemuan dengan sejumlah pimpinan parpol, khususnya PAN dan PKS yang
juga menginginkan tidak ada ambang batas pencapresan dalam pemilu 2019.
PAN dan PKS adalah dua partai selain Demokrat dan Gerindra yang memilih
walk out dalam sidang paripurna pengesahan UU Pemilu.
"UU Pemilu kemarin menjadi /concern/ semua. Demokrat ingin meluruskan,"
ujar Hinca.
Bagaimana tentang koalisi jelang Pilpres 2019, Hinca mengatakan belum
ada pembahasan khusus. Itu, sambungnya, masih dalam pertimbangan.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, selain Syarief dan Hinca,
sejumlah petinggi Demokrat sudah hadir di kediaman SBY, di antaranya
Amir Syamsuddin, Roy Suryo, Nurhayati Ali Assegaf, Agus Hermanto, dan
Djoko Udjianto. Sampai berita ini naik belum terlihat satu pun petinggi
Gerindra yang datang ke kediaman SBY. *(kid/asa)
*