Emangnya China itu boneka, kok enak saja mau ditekan.......???

------ Original Message ------
From: "'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> To: [email protected]; "[email protected]" <[email protected]>; [email protected]
Sent: Thursday, 3 Aug, 2017 At 4:56 PM
Subject: [GELORA45] Menlu AS akan tekan China, ASEAN soal Korut di Manila [1 Attachment]
    
  
      
                    
          
         
         
http://www.antaranews.com/berita/644309/menlu-as-akan-tekan-china-asean-soal-korut-di <http://www.antaranews.com/berita/644309/menlu-as-akan-tekan-china-asean-soal-korut-di> -    
manila
          Menlu AS akan tekan         China, ASEAN soal Korut di
            Manila    
Kamis, 3 Agustus 2017 05:04         WIB | 1.357 Views
    
      
Menlu AS           akan tekan China, ASEAN soal Korut di Manila        
Hwasong-14, peluru kendali antarbenua           atau ICBM milik Korea Utara. (Reuters)
      
    
    Washington (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex     Tillerson akan menekan China dan negara-negara Asia lainnya agar     mengambil tindakan lebih keras terhadap Korea Utara.
    
    Tekanan itu akan dilancarkan Tillerson saat menghadiri pertemuan     kawasan di Manila mulai pekan depan, ungkap seorang pejabat tinggi     AS, Rabu.
    
    Susan Thornton, pejabat pelaksana asisten menteri luar negeri urusan     Asia Timur, mengatakan bahwa Tillerson akan punya kesempatan untuk     berbicara dengan menteri luar negeri China pada pertemuan     Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) di Manila. Namun, ia     tidak berencana untuk melakukan pertemuan dengan menteri luar negeri     Korea Utara di sana.
    
    Susan mengatakan bahwa Tillerson, yang dijadwalkan tiba di Manila     pada Sabtu, akan mengupayakan kerja sama lebih erat dalam     mengucilkan Korea Utara serta menerapkan sanksi-sanksi Perserikatan     Bangsa-bangsa atas program peluru kendali dan senjata nuklir Korut.
    
    Menurut Susan, Washington menginginkan negara-negara untuk secara     "drastis" menurunkan hubungan dengan Pyongyang.
    
    "Yang kita sedang upayakan adalah menggembleng tekanan ini serta     mengucilkan Korea Utara agar (negara) itu bisa melihat kesempatan     yang hilang karena mengembangkan program senjata," ujarnya kepada     para wartawan melalui telepon menyangkut lawatan Tillerson.
    
    Susan mengatakan China telah mengambil langkah-langkah penting, ...     terus terang langkah yang tidak pernah diambil sebelumnya" untuk     meningkatkan tekanan terhadap negara tetangganya, Korea Utara. Tapi     (China) bisa melakukan "lebih banyak lagi" untuk meningkatkan     penerapan sanksi-sanksi yang sudah ada dan menerapkan banyak lagi     (sanksi)."
    
    Pernyataan Susan itu sangat berbeda dengan yang dinyatakan Presiden     AS Donald Trump.
    
    Trump pada Sabtu menuding Beijing "tidak membantu apa-apa" soal     Korea Utara dan menunjuk defisit besar dalam perdagangan antara AS     dan China.
    
    Susan mengatakan Tillerson akan terus menekan China soal masalah     Laut China Selatan. Sementara di Asia, Amerika Serikat terus     menekankan agar pedoman perilaku segera digunakan atas     sengketa-sengketa kewilayahan.
    
    Ia mengatakan Amerika Serikat "tentu" juga akan membahas masalah hak     asasi manusia dengan pemerintahan Presiden Filipina Rodrigo Dutere     terkait perang terhadap narkoba.
    
    Tillerson juga akan berkunjung ke Thailand pada Selasa depan dan     kemudian ke Malaysia, demikian Reuters
    
     (Uu.T008)    
Editor: Ruslan Burhani    
COPYRIGHT © ANTARA       2017    
           
           
           
           
           
      
                

                

Kirim email ke