Wah, sudah diberi nama Arief Wicaksono kok tidak jadi Arif Bijaksana.......

2017-08-12 10:40 GMT+02:00 'Chan CT' sa...@netvigator.com [URECA_SGT] <
ureca_...@yahoogroups.com>:

>
>
> *KPK Bakal Periksa Seluruh Anggota DPRD Malang*
> Sabtu, 12 Agustus 2017 | 9:23
>
> http://sp.beritasatu.com/home/kpk-bakal-periksa-seluruh-
> anggota-dprd-malang/119999
>
> [image: Febri Diansyah [beritasatu]]Febri Diansyah [beritasatu]
>
> *Berita Terkait*
>
> §  KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pamekasan
> <http://sp.beritasatu.com/home/kpk-sita-dokumen-penting-terkait-kasus-suap-pamekasan/119924>
>
> §  Bupati Sabu Raijua Segera Diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya
> <http://sp.beritasatu.com/home/bupati-sabu-raijua-segera-diadili-di-pengadilan-tipikor-surabaya/118630>
>
> §  Bupati Jepara Tersangka Kasus Korupsi Dana Banpol
> <http://sp.beritasatu.com/home/bupati-jepara-tersangka-kasus-korupsi-dana-banpol/116191>
>
> §  Diduga Korupsi, Bupati Maybrat Ditahan
> <http://sp.beritasatu.com/home/diduga-korupsi-bupati-maybrat-ditahan/54671>
>
> §  KP2KKN: Penetapan Rina jadi Tersangka Tak Mengejutkan
> <http://sp.beritasatu.com/home/kp2kkn-penetapan-rina-jadi-tersangka-tak-mengejutkan/44993>
>
>
>
> [JAKARTA] Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan bakal
> memeriksa seluruh anggota DPRD Kota Malang. Pemeriksaan ini dilakukan
> untuk mengusut dua kasus dugaan suap yang menjerat Ketua DPRD Kota Malang,
> M. Arief Wicaksono. Hal ini lantaran dua kasus suap yang menjerat Arief
> terkait dengan pembahasan APBD Kota Malang yang melibatkan seluruh anggota
> DPRD.
>
> Jubir KPK, Febri Diansyah memastikan pihaknya akan memanggil dan memeriksa
> seluruh pihak yang dinilai mengetahui atau mendengar kasus ini. Termasuk
> para anggota legislatif di Malang.
>
> "Apa semua anggota legislatif akan dipanggil? tentu itu penyidik yang
> mendalami. Penyidik akan memanggil saksi-saksi unsur dari Legislatif (semua
> anggota DPRD Maang) yang berkaitan dengan kasus ini, akan dipanggil," kata
> Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/8).
>
> Meski demikian, Febri masih enggan membeberkan anggota DPRD Malang yang
> bakal lebih dulu dipanggil dan diperiksa penyidik. Hal ini lantaran
> pemanggilan dan pemeriksaan saksi merupakan kewenangan penyidik. Yang
> pasti, Febri mengatakan, pemeriksaan terhadap para saksi kasus ini akan
> dimulai pekan depan.
>
> "Mulai minggu depan akan dilakukan pemanggilan saksi-saksi," kata Febri.
>
> Diketahui, KPK menetapkan Ketua DPRD Malang M Arief Wicaksono sebagai
> tersangka atas dua kasus suap yang berbeda.
>
> Dalam perkara pertama, Arief diduga menerima suap sebesar Rp 700 juta dari
> Jarot Edy Sulistyono yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum
> Perumahan dan Pengawasan Bangunan (Kadis PUP2B) Pemkot Malang tahun 2015.
> Suap ini diberikan kepada Arief untuk memuluskan pembahasan Anggaran
> Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Malang tahun 2015. Sementara
> untuk perkara kedua, Arief diduga menerima suap sebesar Rp 250 juta dari
> Komisaris PT ENK, Hendrawan Maruszaman. Suap ini terkait penganggaran
> kembali proyek pembangunan pembangunan jembatan Kedungkandang dalam APBD
> Pemkot Malang tahun anggaran 2016 pada 2015. Proyek senilai Rp 98 miliar
> itu rencananya digarap secara multiyears pada 2016 hingga 2018 mendatang.
>
> Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Arief sebagai tersangka
> penerima suap dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b, atau
> Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU
> Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto
> Pasal 55 Ayat (1) ke-1. Tak hanya Arief, KPK juga menetapkan Jarot dan
> Hendrawan sebagai tersangka pemberi suap. Keduanya disangkakan melanggar
> Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b, atau Pasal 13 UU
> nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001
> tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1
> KUHP. [F-5]
>
>
>
> 
>

Kirim email ke