Di beberapa negara biasanya ada penjelasannya(terjemahannya) dalam bahasa Inggris dan bahasa negeri itu. Jadi pengunjung mengerti siapa patung itu, apa jasanya kok dikenang. Siapa yang menyumbang patung itu. Siapa pematungnya.Kapan dibuatnya.
2017-08-16 14:28 GMT+02:00 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > > > *From:* 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] > *Sent:* Wednesday, August 16, 2017 3:12 PM > > > > > > > > https://news.detik.com/berita/d-3602041/heboh-patung- > kartini-beraksara-asing?_ga=2.29616063.1001826416.1502866161-1528522074. > 1502866161 > Rabu 16 Agustus 2017, 13:15 WIB > Heboh Patung Kartini Beraksara Asing > Fitraya Ramadhanny - detikNews > > [image: Heboh Patung Kartini Beraksara Asing] Patung RA Kartini beraksara > asing di Monas (Afif Farhan/detikTravel) > > *Jakarta* - Beberapa forum *online* diramaikan obrolan tentang patung RA > Kartini di Monas yang beraksara asing. Memang apa masalahnya? > > Pantauan *detikcom* dari beberapa forum* online*, Rabu (16/8/2017), ada > pembahasan tentang patung RA Kartini di Monas, Jakarta, yang beraksara > asing di bagian dasar patung. Pembahasan ini dimulai dengan mengutip sebuah > artikel* website*. > > Disebutkan keberadaan aksara asing ini dianggap sebagai penghinaan > terhadap pahlawan Indonesia. Komentar-komentar dari *member *forum pun > sebagian bernuansa SARA. > > Nah, patung yang dimaksud juga pernah difoto oleh* detikcom* beberapa > waktu silam. Memang tampak jelas tulisan aksara asing di bagian dasar > patung. > > Namun tujuan penulisan aksara asing ini bukan sebagai bentuk invasi atau > infiltrasi asing, apalagi penghinaan terhadap pahlawan nasional. Jauh > banget kalau berpikir ke sana. > > Tulisan itu adalah prasasti lambang persahabatan Jepang dan Indonesia. > Jadi aksara asing ini adalah huruf kanji Jepang, bukan aksara China, > seperti dalam tudingan di forum* online*. > > Patung RA Kartini ini adalah hadiah pemerintah Jepang yang diberikan lewat > Dubes Jepang untuk Indonesia pada 2005. Patung ini diserahkan kepada > Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sutiyoso. > > Makanya, jangan sampai kita 'kurang piknik'. Apalagi menjelang perayaan > hari kemerdekaan RI. Ayo kita ke Monas dan melihat patung RA Kartini, biar > kita tahu betapa bangsa Jepang saja kagum akan perjuangannya sampai > membuatkan patungnya. > > > > > > > *(fay/tor)* > > >
