120 WNI Terdampak Badai Harvey
C-5 | Kamis, 31 Agustus 2017 | 11:24

  
|  
|   
|   
|   |    |

   |

  |
|  
|   |  
120 WNI Terdampak Badai Harvey | Suara Pembaruan
 [JAKARTA] Badai Harvey yang melanda kota Houston di negara bagian Texas, 
Amerika Serikat (AS) ikut berdampak bag...  |   |

  |

  |

 

Seorang anak membawa barang-barangnya melintasi jalan yang tergenang banjir di 
Beaumont, Texas, AS, Rabu (30/8). [AP]

[JAKARTA] Badai Harvey yang melanda kota Houston di negara bagian Texas, 
Amerika Serikat (AS) ikut berdampak bagi warga negara Indonesia (WNI) yang 
tinggal di sana. Berdasarkan pantauan Konsulat Jenderal Republik Indonesia 
(KJRI) Houston per Rabu (30/8), tempat tinggal yang ditempati lebih dari 120 
WNI tergenang air. "Sebagian besar telah dievakuasi ke beberapa shelter 
(perlindungan) setempat, gereja, masjid Indonesia, dan sebagian WNI lainnya 
memilih untuk mengungsi ke rumah sesama WNI yang tidak jauh dari lokasi tempat 
tinggal mereka," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia 
Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, di Jakarta, Kamis (31/8).Iqbal 
mengatakan shelter di gedung KJRI juga dimanfaatkan untuk menampung para WNI. 
Hingga kemarin, sudah lima WNI yang ditampung di KJRI. Mereka sedang dalam 
perjalanan menuju kota lain tapi terjebak akibat badai."Hingga saat ini belum 
ada laporan mengenai korban jiwa WNI," kata Iqbal.Iqbal menambahkan Menteri 
Luar Negeri Retno Marsudi sudah meminta agar KJRI Houston terus berkomunikasi 
dengan simpul-simpul WNI agar dapat memantau situasi WNI dari waktu ke waktu. 
KJRI Houston juga telah membentuk Satgas Penanganan WNI Bencana Badai Harvey 
dengan melibatkan seluruh staf KJRI dan tokoh-tokoh masyarakat untuk memberikan 
bantuan kepada WNI selama dan pasca badai.Curah hujan yang deras dan angin 
badai masih mendera Greater Houston dan wilayah sekitarnya hingga mencapai 40 
inci. Pemerintah negara bagian Texas telah mengeluarkan kebijakan evakuasi 
wajib dan sukarela kepada warga Houston yang wilayahnya terkena banjir. 
Otoritas setempat juga telah mengevakuasi lebih dari 30.000 orang. Sejauh ini, 
KJRI Houston terus memantau situasi WNI dan mengidentifikasi jika terdapat 
bantuan yang dibutuhkan WNI dari KJRI. Badai Harvey yang melanda sejak pekan 
lalu diperkirakan terjadi sampai akhir Agustus. [C-5]

Kirim email ke