*Satu tahun mempunyai 355 hari, sepatutnya umat (miskin ) bisa makan daging
tiap hari jika dihendakinya dan bukan hanya sehari dalam setahun karena
belas kasihan!*



http://www.suara-islam.com/read/al-islam/ibadah/23410/Inilah-Hikmah-Kurban



Inilah Hikmah Kurban

31 Agustus 07:54 | Dilihat : 446

[image: Inilah Hikmah Kurban] Ustaz Arifin Ilham sedang menyembelih hewan
kurban

*Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu. *

SubhanAllah walhamdulilah sahabatku inilah hikmah kurban bagi hamba Allah
yang beriman,

1. Bukti nyata bersyukur, *"Supaya mereka menyebut nama Allah atas apa yang
Allah rizkikan kepada mereka berupa binatang ternak."* (QS. Al Hajj : 34).

2. Bukti Cinta kepada Allah, *"Kalian tidak akan meraih kebaikan sempurna
kecuali infakkan apa yang paling kalian cintai..."* (QS Al Baqarah 93).

3. Bukti Sebagai Hamba yang Bertaqwa, *"Daging-daging unta dan darahnya itu
sekali-sekali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan dari
kamulah yang dapat mencapainya"* (Al - Hajj :37).

4. Meneladani Rasulullah, maka berhak syafaat Rasulullah, "Katakanlah: *"Jika
kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi
dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" *(QS
Ali Imron 31).

5. Berhak Beribadah kepada Allah, *"Barang siapa yang mempunyai keluasan
(harta) dan tidak mau berqurban, maka janganlah mendekati tempat shalat
kami!" *(HR Ahmad, Ibnu Majah, Al Hakim, Ad Daruquthni dan Al-Baihaqi).

6. Meraih ampunan dosa,* "Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan
sembelihanmu itu. Sesungguhnya kamu diampuni pada saat awal tetesan darah
itu dari dosa-dosa yang kamu lakukan...* (HR. Abu Daud dan At-Tirmizi).

7. Pahalanya sangat besar, *"Pada tiap-tiap lembar bulunya itu kita
memperoleh satu kebaikan"* (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

8. Hewan qurban bersaksi, *"Sesungguhnya ia (hewan qurban) akan datang pada
hari kiamat dg tanduk, kuku dan bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah hewan
qurban akan jatuh pada sebuah tempat didekat Allah sebelum darah mengalir
menyentuh tanah. Maka berbahagialah jiwa dengannya".* (HR At Tirmidzi, Ibnu
Majah dan Al Hakim).

9. Juga meneladani kemuliaan nabi Ibrahim dan keluarga, *“Ya Tuhanku,
anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang
sholeh. Maka Kami beri Dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat
sabar. Maka tatkala anak itu sampai (aqil baligh) berusaha bersama-sama
Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi
bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” ia menjawab:
“Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah kamu
akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah
berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah
kesabaran keduanya ). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya
kamu telah membenarkan mimpi itu Sesungguhnya Demikianlah Kami memberi
balasan kepada orang-orang yg berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar
suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan
yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan
orang-orang yang datang Kemudian, (yaitu)”Kesejahteraan dilimpahkan atas
Ibrahim”. Demikianlah Kamimemberi balasan kepada orang-orang yang berbuat
baik" *(QS Ash-Shaffat 100-110).

"Allahumma ya Allah terimalah qurban kami, dan selamatkanlah saudara
saudara kami di Rohingya Myanmar dan seluruh umat nabi Muhammad...aamiin.


*Ustaz Muhammad Arifin Ilham*

Kirim email ke