*Beberapa waktu setelah kemerdekaan Timor Timur diakui PBB tahun 2002, maka
diberangkatkan   400 mahasiswa ke Cuba  untuk belajar di fakultas
kedokteran atas biaya pemerintah Cuba. Mereka ini telah selesai pendidikan
dan juga telah kembali bekerja. sekarang telah ada sekolah  kedokteran di
Timor Leste dengan bantuan tenaga ahli dari Cuba. Bandingkan dengan NKRI
sudah 70 tahun umurnya, banyak propinisi tidak punya sekolah kedokteran dan
juga sangat kekurangan dokter. Lihat saja pada statistik BPS dan bandingkan
antara jumlah penduduk dan jumlah dokter, Selain itu untuk berobat,
misalnya untuk operasi pun mahal harganya*. *Kalau doktor dan professor
ilmu gurun pasir bertumpuk-tumpuk, anggaran belajar kementrian agama dua
kali lipat dari kementrian agraria, itu contohnya,*

Kirim email ke