*Siapa diantara kaum elit rezim neo-Mojopahit yang jujur? Jadi kalau begitu
tidak usah heran kalau DPR itu dikatakan Dewan Penipu Rakyat.*



http://www.antaranews.com/berita/655836/prabowo-subianto-malas-bergaul-dengan-elit-banyak-bohongnya?utm_source=populer_home&utm_medium=populer&utm_campaign=news



*Prabowo Subianto malas bergaul dengan elit, banyak bohongnya*

Minggu, 1 Oktober 2017 23:25 WIB | 6.203 Views

Pewarta: Nur Imansyah

[image: Prabowo Subianto malas bergaul dengan elit, banyak bohongnya]Ketua
Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

... Elit di Jakarta itu, minta maaf dech, sudah parah...

Lombok Timur, NTB (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo
Subianto, kapok bergaul dengan para elit di Jakarta, karena menganggap
senyum mereka adalah kepalsuan.

"Elit di Jakarta itu, minta maaf *dech*, sudah parah. Saya kapok dengan
mereka ini," kata dia, pada acara deklarasi pasangan Ahyar Abduh-Mori
Hanafi, yang digadang-gadang maju ke Pilkada NTB 2018, di Lapangan Umum,
Masbagik, Lombok Timur, Minggu.

Prabowo mengaku, lebih baik melihat senyum rakyat kecil daripada harus
melihat senyum para elit yang penuh kepalsuan.

"Kalau kalian senyum, asli. Senyum benar-benar dari hati bukan senyum
palsu," tegas Prabowo.


Dia tidak mau mengungkap siapa elit-elit Jakarta yang dia maksud itu,
kecuali bahwa elit Jakarta banyak bohongnya. Karena itu, Prabowo
mengatakan, meski banyak di undang di Jakarta, dirinya lebih baik memilih
untuk tidak hadir dan lebih baik menghadiri kegiatan di daerah.

"Jadi elit itu pintar, pintarnya bukan main. Kadang gelarnya banyak sekali
tapi tidak tahu dari mana gelar itu," tegasnya.

Menurut dia, para elit seperti itu tidak mengerti masalah bangsa Indonesia
dan tidak mengerti kalau kekayaan Indonesia lebih banyak di kuasai asing.

Meski demikian, Prabowo menegaskan tidak ingin menyalahkan orang lain.
Namun kesalahan itu, juga datang dari masyarakat.

"Tapi ini kesalahan kita semua. Karena tadi rakyat kita terlalu baik,
elitnya tidak. Jadi malas bicara elit karena kebanyakan bohongnya," ucap
Prabowo.

Demokrasi butuh rakyat sadar, rakyat pintar, dan rakyat tidak bisa
dibohongi. Karena itu, Prabowo, melihat semua televisi di bayar.

"Kalau orang kaya benar cinta dan percaya dan cinta Merah Putih dengan
rakyat tidak mungkin rakyat seperti ini. Tapi saya lihat orang kaya itu
cinta terhadap kantongnya sendiri," katanya.

Editor: Ade Marboen

Kirim email ke