From: Sunny ambon [email protected] [GELORA45] 
Sent: Monday, October 9, 2017 12:37 AM

  





https://www.eramuslim.com/berita/nasional/salim-said-jangankan-kpk-pada-tuhannya-saja-koruptor-tidak-takut.htm





Salim Said: Jangankan KPK, Pada Tuhannya Saja Koruptor Tidak Takut




Redaksi – Sabtu, 17 Muharram 1439 H / 7 Oktober 2017 11:00 WIB

Eramuslim.com – Pengamat militer Salim Said mengatakan, Indonesia tidak bisa 
maju karena tak takut dengan tuhannya. Pejabat-pejabat yang terciduk Komisi 
Pemberantasan Korupsi (KPK) ia jadikan contoh kasusnya.

“Mahasiswa saya bertanya, kenapa Korea Selatan bisa maju tapi Indonesia tidak. 
Saya bilang, bisa dilanjuti itu pertanyaannya, kenapa Taiwan,  Singapura, 
Israel maju,” kata Salim dalam acara pengajian bulanan di Kantor Pimpinan Pusat 
Muhammadiyah, Menteng Raya No.62, Jumat (6/10).

Salim pun menjawab pertanyaan tersebut. Ia berkata kepada mahasiswanya, orang 
Korea Selatan takut dengan Korea Utara. Tak perlu bom atom, hanya meriam, bisa 
hancur kota Seoul. Taiwan, hanya pulau kecil dan takut dengan Tiongkok.

“Mereka harus maju (agar tidak takut). Singapura harus maju karena merasa 
penduduknya mayoritas Cina. Di mana secara geostrategis politik mereka itu kan 
di wilayah melayu, boleh dong mereka takut,” ujar Salim.

Ia melanjutkan, begitu juga dengan Israel. Mereka itu adalah Yahudi di lautan 
Arab. Kalau tidak hebat, mereka bisa saja diremukkan oleh negara-negara di 
sekitarnya.

Setelah itu, ia masuk ke Indonesia. Menurut Salim, semua orang yang ditangkap 
KPK itu, sebelum menjabat, disumpah secara agama. Tapi semuanya  melanggar 
sumpahnya itu.

“Kenapa? Karena dia tidak takut sama tuhan. Jadi, negeri ini tidak maju karena 
tuhan pun tidak ditakuti,” jelas Salim diikuti tepuk tangan peserta pengajian 
itu.

Karena itu, lanjut dia, tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah bagaimana 
membuat negeri ini agar tuhan ditakuti. “Jangankan KPK, tuhan saja tidak 
ditakuti kok,” sambung Salim.

Salim menjadi salah satu pembicara pada acara pengajian tersebut. Acara itu 
merupakan rangkaian acara pengajian bulanan yang rutin dilakukan PP 
Muhammadiyah. Pengajian kali ini mengangkat tema “Tentang Islam, TNI dan 
Kedaulatan Bangsa”.

Selain Salim, pengajian tersebut juga dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Gatot 
Nurmantyo. Sedangkan dari tokoh Muhamadiyah hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat 
Muhammadiyah Haidar Nasir dan Ketua Dewan Pertimbangan . (lk/rol)

  Resensi Buku :Harta Haram Muamalat Cetakan Hard Cover Edisi terbaru


Kirim email ke