James Mattis ini kepingin mati berapa kali ? On 28 October 2017 at 12:13, zeta roza [email protected] [GELORA45] < [email protected]> wrote:
> > > #Kalau sudah BERNIAT PERANG tentu "banyak" jalan berperang.... > > > #Bila berniat atau ber-itensi BERDAMAI tentu juga "banyak" jalan > BERDAMAI... > > > #TUJUAN mengontrol standard internasional Persenjataan Nuklir maka NEGERI > MANAKAH DALAM SEJARAH PENG-AGRESI-AN yang paling TERBANYAK melakukan dan > menggunakan senjata nuklir dst?? > > > #Bila mencintai Rakyat tentu mengutamakan Faktor untuk melindungi Rakyat > negara bersangkutan... > > > #Bila perdagangan untuk ekonomi-politik global tentu kehidupan rakyat > negara pun seyogyanya menjadi faktor utama "dilindungi" dari kepentingan > brutalitas peperangan agresor... > > > #Pengungsian adalah juga sama dengan korban hidup selain korban kematian > dari perang agresor... > > Verzonden via Yahoo Mail op Android > <https://overview.mail.yahoo.com/mobile/?.src=Android> > > Op za, okt. 28, 2017 om 11:47 schreef Awind [email protected] > [temu_eropa] > <[email protected]>: > > > > http://www.antaranews.com/berita/661421/as-ancam-balas- > habis-habisan-korea-utara-jika-berani-menyerang > *AS ancam balas habis-habisan Korea Utara jika berani menyerang* > Sabtu, 28 Oktober 2017 16:04 WIB | 674 Views > [image: AS ancam balas habis-habisan Korea Utara jika berani menyerang] > Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis. (Reuters) > > Camkan, setiap serangan ke Amerika Serikat atau sekutu-sekutu kami akan > kami patahkan > > Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis hari > ini memperingatkan Korea Utara untuk mengambil "balasan militer > besar-besaran" terhadap siapa pun yang menggunakan senjata nuklir. Ancaman > ini disampaikan menjelang kunjungan Presiden Donald Trump ke Korea Selatan. > > Bulan-bulan belakangan ini Pyongyang memang telah membuat dunia tegang > dengan enam kali uji coba senjata nuklir dan peluru kencali yang bisa > mencapai daratan AS. Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un sendiri > terlibat perang kata-kata dan saling menyerang secara pribadi. > > Mattis, dalam lawatan ke Seoul untuk pertemuan pertahanan tahunan, > berusaha tetap memilih diplomasi, namun belakangan menyatakan > "diplomat-diplomat kami akan sangat efektif jika didukung oleh pasukan > militer yang kredibel." > > "Camkan, setiap serangan ke Amerika Serikat atau sekutu-sekutu kami akan > kami patahkan," kata Mattis dalam jumpa pers bersama dengan Menteri > Pertahanan Korea Selatan Song Young-Moo. > > "Setiap penggunaan senjata nuklir oleh Korea Utara akan dihadapi dengan > balasan militer besar-besaran, efektif dan menyeluruh," kata Mattis seraya > menyatakan Washington tidak akan menoleransi sebuah Korea Utara yang > bernuklir. > > "Saya tak bisa membayangkan kondisi di mana Amerika Serikat bersedia > menerima Korea Utara sebagai kekuatan nuklir," sambung dia seperti dikutip > AFP. > > Mattis tidak menjelaskan aktivitas senjata nuklir mana yang bisa memicu > balasan militer dari AS. Tapi bulan lalu Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri > Yong-Ho berkata di Majelis Umum PBB bahwa negaranya dapat menggelar uji > coba senjata nuklir di Pasifik. > > Mattis minta Korea Utara tidak berilusi karena negara terisolir itu bukan > lawan sepadan untuk AS dan Korea Selatan yang merupakan sekutu utama AS di > mana 28.500 tentara AS berpangkalan. > > > > > Editor: Jafar M Sidik > > COPYRIGHT © ANTARA 2017 > > > > > > >
