Penembakan massal di gereja Texas, AS, puluhan orang meninggal dunia 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41879244 8 jam lalu

 Bagikan artikel ini dengan Facebook 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41879244#  Bagikan artikel ini dengan 
Twitter http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41879244#  Bagikan artikel ini 
dengan Messenger http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41879244#  Bagikan artikel 
ini dengan Email 
mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fdunia-41879244
  Kirim http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41879244#share-tools




 
 Hak atas fotoAFPImage captionPihak berwenang memasang garis polisidi lokasi 
penembakan di Sutherland Springs. Kepolisian Texas, Amerika Serikat, mengatakan 
sekitar 27 orang terbunuh dalam penembakan massal di Gereja First Baptist di 
Sutherland Springs, sekitar 50km dari kota San Antonio.
 Seorang pejabat kepolisian setempat Joe Tackitt mengatakan terduga pelaku 
penembakan sudah dilumpuhkan oleh polisi. Selain korban meninggal dunia, 
peristiwa itu juga menyebabkan sejumlah orang luka.
 Adapun pejabat lainnya Albert Gamez Jr mengukuhkan jumlah korban kepada 
stasiun televisi CBS News.
 "Rincian peristiwa belum jelas tetapi yang saya ketahui sejauh ini, apa yang 
disampaikan kepada saya, adalah 27 orang meninggal dunia dan lebih dari 20,25 
orang luka," jelas Gomez Jr.
Hak atas fotoMAX MASSEY/KSAT/REUTERSImage captionMenurut FBI, sejauh ini belum 
diketahui motif pelaku penembakan massal di gereja. Rekaman gambar televisi 
menunjukkan banyak anggota kepolisian diterjunkan ke lokasi kejadian di 
Sutherland Springs yang berpenduduk sekitar 400 jiwa. Sejumlah mobil ambulans 
dan pemadam kebakaran juga terlihat di lokasi.
 Biro Penyelidik Federal (FBI) cabang San Antonio mengatakan telah menurunkan 
agen-agennya dan sejauh ini belum diketahui motif pelaku.
 Sekitar 28 orang terluka dalam insiden penembakan di AS 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-40471615 Penembakan di sekolah AS, tiga 
tewas http://www.bbc.com/indonesia/dunia-39562401 Serangan New York: Siapa 
Sayfulloh Saipov, laki-laki yang diduga sebagai pelaku? 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41827408 Ditambahkan oleh FBI bahwa meskipun 
hanya satu orang yang diduga sebagai pelaku, pihaknya juga membuka kemungkinan 
lain.
 Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan, "Doa kami panjatkan bagi mereka yang 
terkena dampak dari aksi jahat ini. Terima kasih kepada para penegak hukum atas 
tanggapan yang mereka berikan."
 Sementara itu, Presiden Trump, yang sedang melakukan kunjungan ke Asia, 
menulis lewat Twitter, "Semoga Tuhan bersama warga Sutherland Springs, Texas. 
FBI dan penegak hukum berada di lokasi. Saya memantau situasi dari Jepang."

 

Kirim email ke