----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>Kepada: "[email protected]"
<[email protected]>Terkirim: Senin, 6 November 2017 05.58.26 GMT+1Judul:
[GELORA45] Penembakan massal di gereja Texas, AS, puluhan orang meninggal dunia
Penembakan massal di gereja Texas, AS, puluhan orang meninggal dunia
- 8 jam lalu
- Bagikan artikel ini dengan Facebook
- Bagikan artikel ini dengan Twitter
- Bagikan artikel ini dengan Messenger
- Bagikan artikel ini dengan Email
- Kirim
Hak atas fotoAFPImage captionPihak berwenang memasang garis polisidi lokasi
penembakan di Sutherland Springs.
Kepolisian Texas, Amerika Serikat, mengatakan sekitar 27 orang terbunuh dalam
penembakan massal di Gereja First Baptist di Sutherland Springs, sekitar 50km
dari kota San Antonio.
Seorang pejabat kepolisian setempat Joe Tackitt mengatakan terduga pelaku
penembakan sudah dilumpuhkan oleh polisi. Selain korban meninggal dunia,
peristiwa itu juga menyebabkan sejumlah orang luka.
Adapun pejabat lainnya Albert Gamez Jr mengukuhkan jumlah korban kepada stasiun
televisi CBS News.
"Rincian peristiwa belum jelas tetapi yang saya ketahui sejauh ini, apa yang
disampaikan kepada saya, adalah 27 orang meninggal dunia dan lebih dari 20,25
orang luka," jelas Gomez Jr.
Hak atas fotoMAX MASSEY/KSAT/REUTERSImage captionMenurut FBI, sejauh ini belum
diketahui motif pelaku penembakan massal di gereja.
Rekaman gambar televisi menunjukkan banyak anggota kepolisian diterjunkan ke
lokasi kejadian di Sutherland Springs yang berpenduduk sekitar 400 jiwa.
Sejumlah mobil ambulans dan pemadam kebakaran juga terlihat di lokasi.
Biro Penyelidik Federal (FBI) cabang San Antonio mengatakan telah menurunkan
agen-agennya dan sejauh ini belum diketahui motif pelaku.
- Sekitar 28 orang terluka dalam insiden penembakan di AS
- Penembakan di sekolah AS, tiga tewas
- Serangan New York: Siapa Sayfulloh Saipov, laki-laki yang diduga sebagai
pelaku?
Ditambahkan oleh FBI bahwa meskipun hanya satu orang yang diduga sebagai
pelaku, pihaknya juga membuka kemungkinan lain.
Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan, "Doa kami panjatkan bagi mereka yang
terkena dampak dari aksi jahat ini. Terima kasih kepada para penegak hukum atas
tanggapan yang mereka berikan."
Sementara itu, Presiden Trump, yang sedang melakukan kunjungan ke Asia, menulis
lewat Twitter, "Semoga Tuhan bersama warga Sutherland Springs, Texas. FBI dan
penegak hukum berada di lokasi. Saya memantau situasi dari Jepang."