https://www.merdeka.com/uang/ini-kekayaan-pangeran-alwaleed-bin-talal-yang-ditangkap-kpk-arab-saudi.html?utm_source=Notification&utm_medium=Mdk-notif&utm_campaign=Mdk-Notification
Ini kekayaan Pangeran Alwaleed Bin Talal yang ditangkap KPK Arab Saudi Senin, 6 November 2017 07:00 Reporter : Saugy Riyandi <https://www.merdeka.com/reporter/saugy-riyandi/> Alwaleed bin Talal dari Arab Saudi. ©cdn.cnwimg.com *Merdeka.com - *Miliarder Alwaleed Bin Talal Alsaud menjadi salah satu pangeran yang ditangkap komite anti *korupsi* <http://www.merdeka.com/tag/k/kasus-korupsi/> Arab Saudi. Selain Alwaleed, empat menteri dan 10 pangeran pun ikut diciduk KPK Arab Saudi. Penangkapan tersebut diduga akibat korupsi. Penangkapan ini diketahui usai Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengangkat putra kesayangannya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mengepalai KPK Arab Saudi. Pangeran Alwaleed Bin Talal Alsaud merupakan orang terkaya di Arab Saudi. Beliau memiliki bisnis yang tersebar di dunia, salah satunya Kingdom Holding Copanye yang bergerak di bidang properti dan infrastruktur. Lalu berapa kekayaan Alwaleed Bin Talal ini? Dilansir Forbes, Senin (6/11), kekayaan pangeran ini tercatat mencapai USD 18,7 miliar atau setara Rp 248,1 triliun. Dengan kekayaan tersebut, Alwaleed menduduki posisi 45 orang terkaya dunia. Alwaleed memulai karir bisnisnya usai lulus dari Menlo College, Amerika Serikat. Usai lulus, pangeran kembali ke Arab Saudi untuk mendirikan Kingdom Holding Company. Beroperasi dari sebuah kantor kecil, Kingdom berhasil mendapatkan kontrak konstruksi dan real estate. Kemudian, Alwaleed juga mengakuisisi United Saudi Commercial Bank yang berperforma buruk. Melalui merger dengan Saudi Cairo Bank dan Saudi American Bank, bank ini menjadi bank terkemuka di Timur Tengah. Dia kembali membeli saham di Citicorp pada 1991, ketika perusahaan tersebut dalam krisis. Dari investasi awal sebesar USD 550 juta untuk menyelamatkan portofolio real estate Citibank. Kepemilikannya di Citigroup tumbuh menjadi sekitar USD 1 miliar. Kepemilikan sahamnya di Citibank menyumbang sekitar setengah dari kekayaannya sebelum krisis <https://www.avast.com/sig-email?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail> Virus-free. www.avast.com <https://www.avast.com/sig-email?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail> <#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
