Pada Senin, 6 November 2017 14.48.24 GMT+1, Chalik Hamid
<[email protected]> menulis:
----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Awind [email protected]
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: GELORA_In
<[email protected]>; [email protected]
<[email protected]>; [email protected]
<[email protected]>; PERSAUDARAAN
<[email protected]>; Sahala Silalahi
<[email protected]>Terkirim: Senin, 6 November 2017 13.21.30 GMT+1Judul:
[nasional-list] Sandi Akan Gelar Penggusuran Gubuk Liar di Kanal Banjir,
Sebab...
https://metro.tempo.co/read/1031096/sandi-akan-gelar-penggusuran-gubuk-liar-di-kanal-banjir-sebab?PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_6
Sandi Akan Gelar Penggusuran Gubuk Liar di Kanal Banjir, Sebab...
Reporter:
Larissa Huda
Editor:
Dwi Arjanto
Senin, 6 November 2017 10:38 WIB 0 komentar 00002
image: https://cdn.tmpo.co/data/2017/10/31/id_659133/659133_720.jpg
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menemui ratusan buruh yang
berdemonstrasi menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) di depan halaman
Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa, 31 Oktober 2017. TEMPO/Larissa
TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebutkan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan penggusuran atau penertiban
di area sekitar Kanal Banjir Barat, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat ini,
kawasan tersebut dipadati permukiman liar sehingga mempersulit pemerintah
mengeruk aliran air yang sudah dangkal.
Selain itu, di sepanjang aliran air, terdapat bangunan dari terpal dan kayu
tripleks yang mengotori kawasan tersebut. Gubuk serta bangunan liar berdiri di
sepanjang lebih dari satu kilometer. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
mengatakan pihaknya akan membereskan kawasan tersebut.
Baca : Kalah Gugatan Penggusuran Bukit Duri, Kenapa Anies Tidak Banding?
"Itu bukan warga Jakarta. Jadi mereka hanya sementara di sana. Menaruh
barang-barangnya pemulung," ujar Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Senin, 6
November 2017.
Sandiaga menuturkan sudah berdiskusi dengan Wali Kota Jakarta Pusat Mangara
Pardede terkait dengan penertiban kawasan tersebut. Apalagi, kata Sandiaga,
mayoritas masyarakat yang menggunakan lokasi itu berprofesi sebagai pemulung,
pengepul botol plastik, serta penjual warung kopi.
Menurut Sandiaga, tempat itu juga dijadikan sebagai sarang prostitusi. Praktik
tersebut, kata Sandi, tidak boleh melenggang di Ibu Kota. "Ada lokasi yang
digunakan sebagai prostitusi. Jadi, kalau itu, kami akan tindak tegas di
lapangan," ucapnya.
Baca juga: Janji-Janji Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Termasuk Soal
Penggusuran
Meski begitu, Sandiaga mengatakan tidak akan menyia-nyiakan pengguna lahan
yang memanfaatkan tempat tersebut sebagai lahan usaha. Pasalnya, ucap Sandiaga,
lahan usaha yang ada seperti bank sampah bisa diakomodasi ke tempat lain.
"Kan rata-rata dari mereka plastik ya. Pemulung yang mengakomodasi botol-botol
bekas air mineral kemasan nanti kami coba sinergikan dengan bank sampah,"
tuturnya mengenai rencana digelarnya penggusuran.
- Penggusuran
Read more
athttps://metro.tempo.co/read/1031096/sandi-akan-gelar-penggusuran-gubuk-liar-di-kanal-banjir-sebab?PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_6#GSBWmAPrWi1DlAdx.99