https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171110150840-20-254794/merasa-dikibuli-buruh-resmi-cabut-mandat-pada-anies-sandi/?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop



   -

Merasa Dikibuli, Buruh Resmi Cabut Mandat pada Anies-Sandi

*Priska Sari Pratiwi *, CNN Indonesia | Jumat, 10/11/2017 15:39 WIB

Bagikan :

[image: Merasa Dikibuli, Buruh Resmi Cabut Mandat pada Anies-Sandi] Buruh
mencabut mandat pada Anies-Sandi karena merasa dibohongi soal upah minumum
provinsi DKI Jakarta 2018. (CNN Indonesia/Lalu Rahadian)

Jakarta, CNN Indonesia -- Massa buruh yang berasal dari Konfederasi Serikat
Pekerja Indonesia (KSPI) akhirnya mencabut mandat mereka untuk Gubernur DKI
Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno.

Pencabutan mandat dilakukan karena keduanya dinilai telah membohongi buruh
terkait penetapan upah minimum provinsi.

“Hari ini atas nama buruh Jakarta, kami nyatakan cabut mandat untuk
Anies-Sandi, gubernur pembohong dan wakil gubernur Jakarta pembohong,” kata
Presiden KSPI Said Iqbal dari atas mobil komando dalam aksi demo buruh di
Jakarta, Jumat (10/11).
Lihat juga:

Buruh Anggap Anies Santun dan Cerdas tapi Pembohong
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171110141150-20-254768/buruh-anggap-anies-santun-dan-cerdas-tapi-pembohong/>


Sebagai bentuk pencabutan mandat, massa buruh sempat melakukan aksi bakar
kardus dan botol-botol bekas di jalan di depan Balai Kota DKI.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur Anies pada 1 November lalu
resmi menetapkan UMP 2018 untuk wilayah DKI sebesar Rp3,648.035.

Jumlah itu tak sesuai dengan tuntutan buruh sebesar Rp3,9 juta. Inilah yang
memicu demonstrasi di Balai Kota dalam beberapa hari terakhir.
Lihat juga:

Buruh Minta Anies-Sandi Perbaiki UMP yang Hancur karena Ahok
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171110140007-12-254760/buruh-minta-anies-sandi-perbaiki-ump-yang-hancur-karena-ahok/>


Hari ini, demo buruh di Balai Kota dimulai usai salat Jumat. Saat ini
sebagian massa aksi demo buruh mulai berjalan menuju Istana Negara.

Mereka yang menuju Istana Negara umumnya buruh yang berasal dari luar
daerah Jakarta. Sementara massa buruh dari Jakarta tetap bertahan di depan
Balai Kota.

Para buruh berjalan kaki sambil membentuk barisan menuju Istana Negara.
Nantinya para buruh akan menyampaikan tuntutan upah minimum kepada Presiden
Joko Widodo.

Said Iqbal menilai, pemimpin di Balai Kota memiliki sikap yang sama dengan
poros Istana.

“Sebagian buruh berjalan ke istana karena poros istana dan Balai Kota
adalah sama-sama pemimpin yang ingkar janji,” ujar Said.
Lihat juga:

Buruh Merasa Jadi Komoditas Politik dan Korban Anies-Sandi
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171109221933-20-254694/buruh-merasa-jadi-komoditas-politik-dan-korban-anies-sandi/>


Para buruh yang berdemo hari ini tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi
juga dari wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Jawa Tengah, Jawa Timur
dan Cirebon.

Aksi tersebut menyuarakan tiga tuntutan yakni cabut PP nomor 78 tahun 2015
tentang Pengupahan, revisi UMP DKI menjadi Rp3.917.000, dan turunkan harga
listrik dan kebutuhan pokok.

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan
akan menampung aspirasi yang disampaikan oleh buruh.

Menurutnya, buruh adalah pahlawan ekonomi namun kesejahteraannya belum
terjamin. Maka dari itu, selain menetapkan UMP Rp3,64 juta, juga
ditetapkan  komponen subsidi bagi buruh. Di antaranya subsidi pangan,
subsidi transportasi, dan subsidi pendidikan.  *(wis)*

Kirim email ke