----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Awind [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: GELORA_In 
<[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>; PERSAUDARAAN 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 10 November 2017 13.20.16 GMT+1Judul: 
[nasional-list] Trump Jadi Saksi China Borong 300 Pesawat Boeing Rp 500 T
     
 


 
 
https://finance.detik.com/industri/d-3722380/trump-jadi-saksi-china-borong-300-pesawat-boeing-rp-500-t?_ga=2.206199891.1191327815.1510315136-1064202850.1510315136
 
 
Jumat 10 Nov 2017, 19:00 WIB 
 
Trump Jadi Saksi China Borong 300 Pesawat Boeing Rp 500 T
 Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance    Share 0    Tweet     Share 0    0 
komentar     Foto: Getty Images                  Jakarta - Produsen pesawat 
terbang asal Amerika Serikat (AS), Boeing bersama lessor pesawat asal China, 
China Aviation Suppliers Holding Company (CASC) baru saja menyepakati 
perjanjian fantastis. CASC memesan 300 pesawat dalam sebuah seremoni di tengah 
misi bilateral perdagangan dua negara, AS dan China.
 
 "Ini adalah bagian dari misi perdagangan Amerkan ke China, dan ditandatangani 
langsung oleh Kevin McAllister, CEO dan Presiden Boeing Commercial Airplanes di 
hadapan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping," demikian 
siaran pers yang dirilis Boeing seperti dikutip detikFinance, Jumat 
(10/11/2017).
 
 Perjanjian pemesanan dan komitmen 300 pesawat ini berjenis 'single-aisle' dan 
'twin-aisle'. Adapun nilai total perjanjian tersebut nyaris menembus angka Rp 
500 triliun atau US$ 37 miliar. Seremoni tersebut telah dilakukan pada 9 
November 2017 kemarin.
 
 "China adalah pelanggan yang sangat berharga dan merupakan partner kunci. Kami 
sangat bangga ketika pesawat Boeing menjadi bagian di tahun-tahun ke depan," 
demikian disampaikan McAllister.
 
 Menurutnya, China dan Boeing sendiri memiliki sejarah yang kuat dalam bekerja 
sama. Perjanjian terbaru ini, sambung Bos Boeing ini, akan terus menjadi 
pondasi yang kuat diantara kedua negara.
 
 Boeing dan China sendiri bekerja sama dengan 'mutual benefit' di mana keduanya 
sama-sama mendapatkan keuntungan. Termasuk pengembangan teknologi, keamanan, 
efisiensi sampai pengembangan kapasitas penerbangan di negara China secara 
keseluruhan. (ang/ang)   boeing trump xi jinping
 
 
 
 
 
 
 
 
     

Kirim email ke