Hari Susu Nusantara


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia

Memperingati Hari Susu Nusantara, Tzu Chi Sinar Mas menggelar kegiatan 
penyuluhan dan pembagian susu segar untuk...
 |

 |

 |




| 11 Juli 2016 | Jurnalis : Tzu Chi Sinar Mas, Fotografer : Tzu Chi Sinar Mas |







Memperingati Hari Susu Nusantara, Tzu Chi Sinar Mas menggelar kegiatan 
penyuluhan dan pembagian susu segar untuk para pelajar pada 30 Mei hingga 4 
Juni 2016.

“Perbuatan baik harus diwujudkan dalam tindakan nyata, kebijaksanaan yang 
tumbuh dari perbuatan baik ini baru benar-benar bermanfaat dalam kehidupan.” 
Kata Perenungan Master Cheng Yen

Suara riuh anak-anak bernyanyi dan bergembira memenuhi seisi ruangan kelas. 
Terdengar sang guru bertanya, “Anak-anak siapa yang suka minum susu?” dengan 
serempak dan penuh semangat seluruh anak di ruangan kelas mengacungkan tangan 
dan menjawab, “Saya bu, saya suka sekali susu coklat,” lalu siswa lainnya pun 
berganti-gantian menjawab pertanyaan sang guru.

Susu dan anak. Dua hal ini seakan tak dapat terpisahkan. Vitamin D yang 
terkandung dalam susu segar baik untuk membantu pertumbuhan dan kekuatan 
tulang. Minum susu di pagi hari dapat membantu anak-anak mendapatkan nutrisi 
yang mereka perlukan untuk melewati kegiatan setiap hari. Anak-anak yang 
terbiasa mengonsumsi susu semenjak dini maka akan memiliki keseimbangan tubuh 
yang lebih baik ketika mereka tua kelak.

Konsumsi Susu di Indonesia Masih Rendah

Namun fakta di lapangan mengungkap bahwa kurang gizi masih menjadi momok di 
negeri ini. Tidak hanya kurang gizi saja, menurut riset, banyak anak Indonesia 
yang bahkan kurang aktif dan juga kurang vitamin. Hal ini berkaitan dengan 
masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi susu secara rutin.

Data kementerian Pertanian mengungkap, tingkat konsumsi susu per kapita di 
Indonesia masih sangat rendah, yakni sekitar 12,10 liter per tahun. Angka ini 
masih sangat jauh bila dibandingkan dengan negara tetangga lainnya, seperti 
Malaysia yang mencapai 50,9 Liter per tahun dan Singapura sebanyak 44,4 Liter 
per tahun.

Bahkan Indonesia tercatat menjadi negara paling rendah di ASEAN dalam hal 
mengonsumsi susu, padahal susu menjadi minuman yang sangat dianjurkan. Minuman 
yang dikenal kaya akan protein, kalsium, vitamin D serta nutrisi penting lainya 
nyatanya masih belum menjadi minuman penting bagi anak-anak di Indonesia, 
terutama mereka yang tinggal di pedesaan.



Dari total 23 Xie Li yang ada di Tzu Chi Sinar Mas, ada 10 Xie Li yang 
menggelar kegiatan ini dengan total lebih dari 2.000 anak didik yang turut 
aktif.



Seluruh murid antusias menyambut kegiatan ini, terutama para murid yang jarang 
mencicipi susu.

Komitmen Relawan Tzu Chi di Hari Susu Nusantara

Berangkat dari keprihatinan ini serta guna meningkatkan kesadaran minum susu 
sekaligus memperingati Hari Susu Nusantara yang jatuh tepat di tanggal 1 Juni, 
Tzu Chi Sinar Mas menggelar kegiatan penyuluhan dan pembagian susu segar kepada 
para pelajar pada 30 Mei hingga 4 Juni 2016.

Dari total 23 Xie Li yang ada, 10 Xie Li menggelar kegiatan ini dengan total 
lebih dari 2.000 anak didik yang turut aktif. Adapun 10 Xie Li tersebut 
diantaranya Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Selatan 1, Kalimantan Selatan 
2, Kalimantan Timur 1, Kalimantan Timur 2, Kampar Inti, Indragiri, Siak, dan 
Kalimantan Tengah 2.

Di Xie Li Indragiri misalnya, Relawan Tzu Chi Sinar Mas mengadakan kegiatan 
minum susu bersama yang digelar di TK, SD, SMP Pisifera. Seluruh murid antusias 
menyambut kegiatan ini, terutama para murid yang jarang bahkan tidak pernah 
mencicipi susu.

“Senang sekali ada acara ini. Aku berharap kegiatan ini ada lagi. Aku udah lama 
gak minum susu, baru di sekolah ini aku akhirnya minum susu. Enak ya pak,”ujar 
Uci, salah satu siswi kelas 5 SD Pisifera di depan relawan Tzu Chi Sinar Mas. 
Sontak pernyataan ini membuat hati para relawan menjadi haru.

Kondisi ekonomi keluarga membuat banyak anak Indonesia tidak dapat menikmati 
susu. Jangankan untuk membeli susu, untuk makan pun terkadang masih sulit. 
Realita ini juga terjadi di Xie Li Kalimantan Selatan 1, tepatnya di perkebunan 
Tanah Laut. Dari 190 orang pelajar tingkat sekolah dasar yang ikut dalam 
kegiatan Hari Susu Nusantara, sebagian besar dari mereka jarang minum susu.

Tidak hanya jarang minum susu, bahkan tak sedikit dari para orang tua murid 
yang tidak tahu betapa banyak manfaat yang diperoleh dalam tumbuh kembang anak 
apabila rutin mengonsumsi susu. Karena himpitan ekonomi keluarga dan desakan 
untuk dapat menghidupi keluarga, maka tak jarang orang tua memutar otak agar 
tetap dapat memberikan sang buah hati yang terbaik.

Inilah yang terjadi di Xie Li Kalimantan Selatan 1 tepatnya di wilayah 
perkebunan Batu Ampar. Salah satu orangtua murid di TK Harapan Bunda mengaku 
anaknya hanya diberikan susu kental manis oleh sang ibu, dengan perbandingan 
susu yang sangat sedikit dibandingkan dengan kuantitas air yang sangat banyak. 
Tentu rasanya hambar dan kandungan gizinya pun bisa dipastikan tidak ada.

Bagi anak-anak di perkotaan, minum susu adalah hal yang biasa saja, namun ini 
tak berlaku bagi mereka yang tinggal di pedesaan. Bisa minum susu segelas 
sehari adalah sebuah kemewahan. Peringatan Hari Susu Nusantara yang dilakukan 
oleh Tzu Chi Sinar Mas adalah sebuah momen yang sangat berharga bagi mereka.



Siswa siswi di Lampung tengah menikmati susu.



Wajah riang gembira para pelajar sesaat setelah menerima susu.

Dari Segelas Susu Membangun Masa Depan Bangsa

Selain memperingati Hari Susu Nusantara, kegiatan penyuluhan dan pembagian susu 
segar secara gratis ini juga dilakukan oleh Tzu Chi Sinar Mas dalam rangka 
mendukung salah satu dari 17 Global Goalsyang ada, yakni Good Health, dimana 
Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB berkomitmen untuk menjamin kehidupan yang 
sehat serta mendorong kesejahteraan hidup untuk seluruh masyarakat di segala 
umur.

Langkah kecil yang dilakukan oleh insan Tzu Chi Sinar Mas melalui peringatan 
Hari Susu Nusantara ini lambat laun akan mendukung sebuah perubahan, tidak 
hanya perubahan negeri ini saja, namun juga perubahan dunia.

Dalam salah satu perenungannya Master Cheng Yen juga mengungkapkan bahwa semua 
manusia di dunia masih memerlukan bantuan dari manusia lain. Ada kalanya kita 
diwajibkan untuk membantu sesama, dengan ini kita dapat meningkatkan diri dalam 
semangat beramal. Melalui peringatan Hari Susu Nusantara inilah para insan Tzu 
Chi Sinar Mas menjadikannya sebagai sebuah wadah berbagi.

 “Semoga masih ada hari-hari indah yang didapat oleh para anak-anak, tidak 
hanya di hari Susu Nusantara ini saja, namun di hari-hari lain dari siapa saja 
yang dengan penuh sukacita mau berbagi dengan mereka. Semoga juga kebajikan 
tidak akan berhenti, namun semakin nyata di muka bumi ini,” ucap Humala Sinaga, 
salah seorang relawan Tzu Chi di Xie Li Lampung.

Dari segelas atau sekotak susu segar, insan Tzu Chi membantu tumbuh kembang dan 
pemenuhan gizi para generasi bangsa. Lebih daripada itu, dengan memperingati 
Hari Susu Nusantara juga menunjukkan bahwa Tzu Chi Sinar Mas turut membangun 
bangsa.

Kirim email ke