----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA_In
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 17 November 2017 04.47.39
GMT+1Judul: [GELORA45] Membandingkan Keterangan Pengacara Setya Novanto dengan
Saksi Mata Kecelakaan
Membandingkan Keterangan Pengacara Setya Novanto
dengan Saksi Mata Kecelakaan
KONTRIBUTOR JAKARTA, DAVID OLIVER PURBAKompas.com - 17/11/2017, 10:02 WIBLokasi
kejadian kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Permata
Berlian menuju arah Permata Hijau, Kamis (16/17/2017).
JAKARTA, KOMPAS.com - Fredrich Yunadi, pengacara Ketua DPR Setya Novanto
mengatakan, kliennya mengalami kecelakaan yang sangat parah. Saat itu, kata
dia, Novanto hendak menuju kantor salah satu televisi swasta untuk wawancara
secara langsung, Kamis (16/11/2017) malam.
Kecelakaan itu mengakibatkan kaca bagian depan, kanan, dan kiri mobil yang
ditumpangi Novanto pecah. Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengalami luka
serius karena terkena pecahan kaca.
Berdasarkan keterangan saksi mata yang meminta identitasnya dirahasiakan,
memang bagian depan mobil rusak berat. Mengenai kondisi mobil lainnya, saksi
mengaku tidak memperhatikan karena fokus dengan tubuh Setya Novanto yang
dibopong seorang pria.
Berdasarkan keterangan polisi, disebutkan bahwa kap dan bemper Fortuner B 1732
ZLQ rusak, ban depan kanan pecah, dan kaca bagian tengah kiri pecah.
Fredrich mengatakan, saat dibawa ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Novanto
tak sadarkan diri dengan wajah yang terlihat pucat.
Akibat kecelakaan itu juga, kata Fredrich tangan novanto luka berdarah, dan
mengalami luka di kepala dan benjolan sebesar bakpao.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Setya Novanto dibopong oleh seorang pria
dari pintu bagian sebelah kiri mobil. Saat itu, Setya Novanto mengenakan kemeja
putih dan celana panjang. Saksi mata tidak melihat ada darah pada pria
berkemeja putih tersebut.
Identifikasi nomor 6 dan 7 olah TKP kecelakaan lalu lintas yang melibatkan
Ketua DPR RI Setya Novanto, Kamis (16/11/2017).(Febri
Ardani/KompasOtomotif)"Saya yakin itu Setya Novanto karena jaraknya dekat
banget. Saya enggak lihat ada darah," kata saksi tersebut.
Secara lengkap, saksi mata menceritakan mengenai kecelakaan tersebut:
Saksi mata mengaku melihat mobil tersebut melaju kencang dari arah Jalan
Permata Berlian menuju arah Permata Hijau.
Dia melihat mobil lepas kendali dan menyerempet pohon, kemudian naik menabrak
tiang listrik di atas trotoar. Saat itu kondisi jalan sedang sepi.
"Kejadian 18.35 gerimis. Jalanan kemarin agak sepi. Mobilnya melaju kencang,
lalu oleng ke kanan dan menabrak," ujarnya di lokasi kejadian, Kamis
(16/11/2017) malam.
Menurut dia, ada tiga orang pria di dalam mobil. Sesaat setelah kecelakaan,
keluar seorang pria dari bagian depan kiri mobil, dan membuka pintu bagian kiri
tengah.
Identifikasi nomor 2 olah TKP kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Ketua DPR
RI Setya Novanto, Kamis (16/11/2017).(Febri Ardani/KompasOtomotif)Dia kemudian
membopong seorang pria berkemeja putih dan celana hitam, yang diyakininya
adalah Setya Novanto. Dia tahu karena sering menonton televisi dan mengenali
itu adalah sosok Ketua DPR RI itu.
Menurut dia, pria yang membopong Setya Novanto itu sempat meminta bantuan warga
sekitar. Namun, tak ada warga yang menolong.
Oleh pria itu, tubuh Setya Novanto dibopong ke sebuah mobil sedan berwarna
hitam yang ada di depannya. Mobil sedan itu berada sekitar 10-15 meter dari
mobil Fortuner.
"Saya diminta tolong, warga yang lain juga. Tapi semuanya diam saja. Dia bopong
Setya Novanto ke mobil sedan yang jaraknya 10 meter di depan. Saya enggak tahu
itu mobil konvoi atau tidak."