From: Awind [email protected] [GELORA45] 
Sent: Saturday, November 18, 2017 7:32 AM
  





https://metro.tempo.co/read/1034724/kasus-setya-novanto-metro-tv-tak-toleransi-pelanggar-kode-etik?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1


Kasus Setya Novanto, Metro TV Tak Toleransi Pelanggar Kode Etik 
Reporter: 
Dewi Nurita
Editor: 
Ali Anwar
Jumat, 17 November 2017 15:53 WIB 

 
Mobil yang dinaiki Ketua DPR RI sekaligus tersangka kasus dugaan megakorupsi 
e-KTP Setya Novanto usai menabrak tiang listrik di Jalan Permata Berlian RT 2 
RW 2, Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Kamis, 16 
November 2017 malam. Foto: Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pemberitaan Metro TV Don Bosco Selamun mengatakan 
manajemen Metro TV tidak akan memberi toleransi terhadap wartawan yang 
melakukan pelanggaran kode etik. Direksi, kata Bosco, akan memberi sanksi 
kepada wartawannya jika terbukti terlibat menghalangi proses hukum kasus Ketua 
Dewan Perwakilan Rakyat RI Setya Novanto.

Wartawan Metro TV, Hilman Mattauch, diisukan menyembunyikan Setya Novanto, 
tersangka korupsi kartu penduduk elektronik (e-KTP), di apartemen miliknya saat 
menghilang ketika hendak dijemput paksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 
Rabu, 15 November 2017.

“Kami tidak akan ragu-ragu memberikan sanksi jika dia terbukti terlibat,” ujar 
Bosco kepada Tempo, Jumat, 17 November 2017. Bosco mengatakan sampai saat ini 
belum dapat bertemu dengan Hilman. Sebab, Hilman masih menjalani pemeriksaan di 
Kepolisian Daerah Metro Jaya.

"Nanti malam kalau sudah selesai, kami akan panggil untuk meminta keterangan 
terkait dengan semua kabar yang beredar," kata Bosco. Metro TV, menurut dia, 
tidak akan ikut campur terkait dengan masalah hukum yang menjadi urusan pribadi 
Hilman. "Urusan dia dengan kami adalah dengan HRD dan soal kode etik," ucapnya.

Infografis: Rekor Setya Novanto Hadir dan Mangkir dalam Kasus E-KTP

Sebelumnya, Bosco menjelaskan, sebagai kontributor Metro TV yang bertugas di 
DPR, saat itu Hilman bersama dengan beberapa anggota tim ditugaskan menyelidiki 
di mana keberadaan Ketua DPR yang menghilang saat hendak dijemput paksa KPK di 
kediamannya pada Rabu. "Jadi kami membentuk tim mencari Setya Novanto untuk 
mendapatkan wawancara eksklusif," kata Bosco.

Namun, Bosco mengatakan, dia tidak tahu-menahu Hilman saat itu bersama dengan 
Setya hingga terjadinya kecelakaan tunggal, yakni mobil yang dikemudikan Hilman 
menabrak trotoar dan tiang listrik di Permata Hijau, Jakarta Barat.

Kepada polisi, Hilman mengaku bersama dengan Setya Novanto hendak ke studio 
Metro TV di Kompleks Pilar Mas Raya, Kaveling D. Hilman menjemput Setya yang 
akan menjadi narasumber dalam program Prime Time News.

Namun, di tengah perjalanan, disepakati live melalui telepon. "Ya, dia memang 
ditugaskan mencari Novanto untuk itu dan memang dikehendaki menjadi narasumber 
dalam acara itu," kata Bosco.

Hilman saat ini tengah diperiksa polisi sebagai saksi saat kecelakaan, yang 
juga pengemudi mobil Fortuner yang saat itu membawa Novanto. Sedangkan Setya 
Novanto, yang awalnya dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta 
Barat, dipindahkan ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.


--------------------------------------------------------------------------------

a.. Setya Novanto 
a.. Korupsi E-KTP 
a.. Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik 








Kirim email ke