https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171117195914-12-256453/fakta-dan-kejanggalan-kecelakaan-setya-novanto/
Fakta dan Kejanggalan Kecelakaan Setya Novanto
*Gloria Safira Taylor *, CNN Indonesia | Sabtu, 18/11/2017 09:05 WIB
Bagikan :
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171117195914-12-256453/fakta-dan-kejanggalan-kecelakaan-setya-novanto/#>
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171117195914-12-256453/fakta-dan-kejanggalan-kecelakaan-setya-novanto/#>
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171117195914-12-256453/fakta-dan-kejanggalan-kecelakaan-setya-novanto/#>
Fakta dan Kejanggalan Kecelakaan Setya Novanto Terkait kecelakaan
Setnov, ada perbedaan pengungkapan fakta yang disampaikan pengacaranya,
Fredrich Yunadi dengan pihak kepolisian. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto
mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan,
Kamis (16/11) malam sekitar pukul 18.35 WIB. Dari kecelakaan itu, Setnov
harus dilarikan ke Rumah Sakit Permata Hijau lantaran mengalami luka-luka.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengatakan,
mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 1732 ZLO itu dikendarai oleh
seorang pria yang merupakan wartawan lepas di salah satu stasiun
televisi swasta bernama Hilman Matauch.
Kata Halim, saat pemeriksaan Hilman beralasan kurang konsentrasi dalam
mengemudi. Sambil menerima telpon, dia juga ngobrol dengan Setnov.
Lihat juga:
Fredrich Yunadi, Lawyer Setnov yang Gagal Jadi Komisioner KPK
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171117180146-12-256404/fredrich-yunadi-lawyer-setnov-yang-gagal-jadi-komisioner-kpk/>
"Dia juga beralasan lelah dan kurang tidur," kata Halim saat
dikonfirmasi, Jumat (17/11).
Adapun posisi para penumpang dalam mobil tersebut, ajudan Setnov, Reza
berada di sebelah kiri sopir. Sementara Setnov duduk di belakang Reza.
Saat kecelakaan, situasi lalu lintas di lokasi kejadian diketahui dalam
keadaan sepi dan lancar. Jalan aspal halus dalam kondisi basah karena
guyuran air hujan. Namun lampu penerangan jalan umum dalam kondisi menyala.
Awalnya, Hilman mengendarai kendaraan roda empat tersebut di jalur kiri
jalan. Namun mobil kemudian mengarah ke kanan jalan dengan kecepatan
yang diaku Hilman cukup kencang.
Saat itu Hilman mengaku tengah menerima telepon dari orang kantornya.
Sesekali Hilman menoleh ke arah Novanto di belakang untuk menjawab
pertanyaan yang diajukan olehnya.
Lihat juga:
Aktivis Laporkan Pengacara Setnov ke KPK
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171117194520-12-256452/aktivis-laporkan-pengacara-setnov-ke-kpk/>
Fortuner yang bergerak ke kanan itu pun menabrak dan naik ke atas
trotoar, sempat menyerempt pohon yang diakhiri dengan menghantam tiang
listrik. Tabrakan itu mengakibatkan penyok pada bamper dan kap depan
mobil, velg roda kanan depan sebelah kanan pecah, ban robek, dan kaca
pintu samping kiri pecah.
*Korban Hanya Setnov*
Polisi memastikan korban dari kecelakaan tersebut hanya satu orang,
yakni Setnov. Dari pengakuan Hilman dalam pemeriksaan tersebut, Setnov
terlihat bengong dan linglung serta mendapatkan beberapa luka memar di
bagian atas kening dan memar di siku tangan kiri dan kanan.
Sejumlah pertanyaan timbul saat mengetahui hanya Setnov yang mengalami
luka-luka, sementara dua orang yakni Hilman dan Reza yang berada di
bagian depan sehat walafiat.
Pertanyaan lainnya, kaca mobil yang pecah ada di sebelah kiri mobil,
sementara objek yang ditabrak di sebelah kanan jalan.
Lihat juga:
Kader Golkar Paparkan Kejanggalan dalam Kecelakaan Setnov
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171117185830-32-256427/kader-golkar-paparkan-kejanggalan-dalam-kecelakaan-setnov/>
Kasatlantas Jakarta Selatan AKBP Edi Suroso menduga, kaca pecah di
bagian kiri mobil karena terbentur kepala Setnov saat kejadian tersebut.
Setnov yang duduk di kursi bagian kiri diduga terpelanting atau
terbentur kencang saat itu.
"Bisa jadi (kaca pecah bagian kiri) karena terbentur oleh korban ya,
tapi ini mungkin loh ya, masih mungkin," ujarnya saat dihubungi
/CNNIndonesia.com/, Jumat (17/11).
Edi menduga, penggunaan sabuk pengaman dalam mobil menjadi alasan tidak
terlukanya pengendara dan penumpang mobil di bagian depan.
Lihat juga:
Kecelakaan Setya Novanto, Polisi Gali Kronologi dari Ajudan
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171117163048-12-256371/kecelakaan-setya-novanto-polisi-gali-kronologi-dari-ajudan/>
"Bisa jadi keduanya menggunakan sabuk pengaman makanya aman-aman saja.
Nah Pak Setnov yang di belakang tidak menggunakan sabuk pengaman makanya
dia terluka," tuturnya.
Posisi mobil saat kecelakaan dalam posisi lurus menabrak tiang.
Sementara itu di sisi kanan trotoar adalah sebuah kali.
Beda Fakta-Fakta Kecelakaan Pengacara Setnov dan Versi PolisiLokasi
kecelakaan tunggal yang dialami Ketua DPR Setya Novanto. (CNN
Indonesia/Hesti Rika).
Tiang listrik tersebut tetap berada di posisinya dan hanya sedikit
miring tanpa adanya kerusakan berarti. Jika mobil dalam kecepatan
tinggi, maka tiang itu akan turut rusak.
Dari hasil olah TKP, polisi belum bisa memastikan keberadaan bekas rem
yang di sekitar jalan tersebut. Wadirlantas Polda Metro Jaya Ajun
Komisaris Besar Kingkin Winisuda mengaku belum melihat bekas rem pada
jalur kecelakaan.
"Dipastikan untuk kecelakaan lalu lintas tunggal (ada bekas rem). Namun
yang ada di TKP adanya bekas-bekas tumburan atau tabrakan," ujarnya saat
dikonfirmasi.
Kingkin sendiri belum dapat memastikan apakah /airbag/ mobil berfungsi
atau tidak saat kejadian tersebut. Polisi masih perlu mendalami
keterangan dari saksi ahli dalam menyelidiki kecelakaan tersebut.
Lihat juga:
Polisi Buru Mobil Pengantar Setnov ke RS Permata Hijau
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171117163454-12-256373/polisi-buru-mobil-pengantar-setnov-ke-rs-permata-hijau/>
Kingkin belum mau membeberkan hasil olah TKP secara rinci. "Sementara
masih dikumpulkan dulu untuk hasil olah TKP yang tadi malam maupun tadi
siang," ujarnya.
*Beda Versi*
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono juga memastikan Setnov
merupakan satu-satunya korban dalam kecelakaan tersebut. Berbeda dengan
kuasa hukum Setnov, Fredrich Yunadi yang menyebut ajudan dan sopir yang
ada di mobil tersebut juga mengalami luka-luka.
Selain soal jumlah korban, Argo pun memastikan, pernyataan Fredrich
bertolak belakang dengan apa yang didapat kepolisian perihal Setnov
dilarikan ke RS Medika Permata Hijau.
Argo mengatakan Setnov diantar ke RS Permata Hijau menggunakan mobil.
Kendaraan roda empat tersebut berada tidak jauh di belakang mobil Setnov.
"Di belakang mobil Pak Setnov ada mobil lain yang membantu membawa ke
rumah sakit," ucapnya.
Namun Fredrich justru mengatakan Setnov yang pingsan diantarkan
menggunakan ojek. Fredrich juga menyebut Setnov berdarah-darah karena
luka-luka yang diakibatkan kecelakaan itu.
Sementara Argo memastikan, polisi tidak menemukan darah atau ceceran
darah di lokasi kejadian.
*(osc)*
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Setnov di Ujung Tanduk
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/fokus/setnov-di-ujung-tanduk-3733/all>