"Sebab, jika tidak NasDem disebut akan kehilanganpeluang" Surya Paloh Ungkap Alasan NasDem DukungJokowi di 2019 Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Kamis, 16/11/201705:30 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua UmumPartai NasDem Surya Paloh mengungkap sejumlah alasan atas dukungan partainyakepada Presiden Joko Widodo untuk kembali maju sebagai bakal calon presidenpada Pilpres 2019 mendatang.
Paloh mengakui bahwa partainya masih terhitung muda dengan jam terbang yangminim dibandingkan partai lain. "Jadi kalau bertindak sama, senior-senior (partai) yang udah existsebelumnya, NasDem tidak akan bisa lebih besar berkembang," kata Palohusai Rakernas IV NasDem di JIExpo, Jakarta, Rabu malam (15/11). Maka, kata dia, tidak ada jalan lainuntuk menjadikan doktrin untuk melangkah dua sampai tiga kali lompatan dalamberpikir dan bertindak. Sebab, jika tidak NasDem disebut akan kehilanganpeluang. Apalagi, menurut Paloh, masyarakat berpikir serba praktis transaksional yanghanya memikirkan jangka pendek tanpa mempertimbangkan ke depannya. "Makanya kami harus menyesuaikan dengan langkah-langkah yang dipercepat,baik itu meyakinkan masyarakat atau mengambil kebijakan, khususnya Pilkada danPilpres," katanya. Paloh pun berterimakasih kepada Jokowiyang diklaim memiliki cara pandang sejalan atau sama dengan partainya. "Makanya tiada upaya lain untuk pemerintahan beliau yang dijalankan selamaini untuk maju ke periode berikut," katanya. Partai NasDem secara resmi memberikan dukungan kembali kepada Jokowi di Pilpres2019. Hal itu disampaikan langsung Paloh saat memberi pidato politiknya. Presiden Joko Widodo pun mengatakan, iatakjub melihat kecepatan langkah politik Partai Nasdem belakangan ini.Kecepatan itu diperlihatkan terutama setiap jelang pemilihan umum. Jauh-jauh hari, Partai Nasdem kerap sangat cepat mendeklarasikan dukungankepada salah satu calon gubernur, wali kota, bupati, hingga presiden. (eks)
