Choose a language Chinese Simplified Chinese Traditional Albanian
Arabic Belarusian Bengali Bulgarian Cambodian Croatian Czech English
Esperanto Filipino French German Greek Hausa Hebrew Hindi Hungarian
Indonesian Italian Japanese Korean Laos Malay Mongol Myanmar Nepal
Persian Polish Portuguese Pushtu Romanian Russian Serbian Sinhalese
Spanish Swahili Tamil Thai Turkish Ukrainian Urdu Vietnamese Uygur
Kazak Kirgiz LHASA KUMBA---------- Icelandic Dutch Norwegian Danish
Finnish Swedish Estonian Lithuanian Monday Nov 20th 2017
Web indonesian.cri.cn
Home|Asia Tenggara|Lentera|Blitz Asia|Foto|Travel|Blog|Bahasa
Mandarin |Pedoman Muslim|Facebook&WeChat
Keterbukaan Industri Moneter Tiongkok
Mendapat Pujian Dunia
2017-11-20 13:32:05 CRI
Baru-baru ini terdapat berita penting mengenai keterbukaan industri
moneter Tiongkok. Menurut penanggung-jawab Kementerian Keuangan, pihak Tiongkok
mengambil keputusan untuk melonggarkan batas proporsional investasi langsung
atau tak langsung dari investor asing perorangan atau berkelompok di bidang
surat berharga, pengelolaan dana dan perusahaan pengiriman hingga 51 persen dan
perbandingan investasinya setelah 3 tahun tidak dibatasi. Ini akan mendatangkan
dampak besar bagi reformasi sektor usaha surat berharga dan dana.
Sebenarnya, reformasi industri moneter Tiongkok tak pernah
berhenti. Selama beberapa tahun ini, mekanisme baru ekonomi tipe terbuka
disempurnakan secara bertahap, perdagangan luar negeri, investasi luar negeri
serta cadangan devisa terus menempati urutan terdepan di dunia. Tiongkok terus
mendorong keterbukaan industri moneter, menyempurnakan mekanisme pembentukan
kurs RMB dan mengurangi pengelolaan dana. Hal Ini telah menciptakan iklim
moneter yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi Tiongkok, demikian kata Direktur
Divisi Internasional Bank Rakyat Tiongkok Zhu Jun.
Langkah dipercepat dan level keterbukaan terus ditingkatkan.
Lembaga keuangan Tiongkok terus berkembang dan bertumbuh besar dan taraf
pengelolaan internasionalnya terus meningkat dengan stabil. Jumlah lembaga
keuangan asing bertambah, mencakup areal yang lebih luas dan bidang bisnis yang
lebih luas.
Pengontrolan berkurang dan taraf keterbukaan dua arah terus
diperdalam. Selama beberapa tahun ini, lembaga pengelolaan valuta asing terus
memperdalam reformasi bidang utama proyek modal dan reformasi konversi proyek
modal telah mengalami proses percepatan yang berkontinu dari perubahan
kuantitatif sampai perubahan kualitatif. Terhitung sampai akhir tahun 2016,
dalam transaksi 40 proyek modal dan moneter, terdapat 37 proyek konversi,
konversi pokok dan konversi bagian yang telah terwujud, yang merupakan 92,5
persen dari total proyek.
Status mata uang RMB semakin meningkat. Sejak ujicoba penghitungan
RMB dilakukan dalam perdagangan transnasional, melalui pengaturan sistem
pertukaran mata uang bilateral, transaksi langsung mata uang, investor lembaga
RMB di luar negeri, bank kliring RMB, sistem pembayaran RMB transnasional CIPS,
Tiongkok berhasil mengurangi risiko kurs dan mendorong kemudahan perdagangan
dan investasi. Pada tanggal 1 Oktober 2016, RMB secara resmi bergabung dalam
SDR IMF dan status RMB sebagai mata uang cadangan internasional telah
dikonfirmasi.