Dana Pilkada Terus Naik, Berikut Anggaran Tiga Tahun TerakhirReporter:  Danang 
FirmantoEditor:  Rina WidiastutiSelasa, 21 November 2017 08:44 WIB 
ilustrasi pilkada

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menyatakan anggaran pilkada yang dibiayai daerah 
telah tersedia. Tapi Kementerian Dalam Negeri khawatir akan potensi masalah 
pada kucuran dana pilkada serentak tiga tahun terakhir. Selain rawan dikorupsi, 
besarnya bujet yang harus digelontorkan lewat Naskah Perjanjian Hibah Daerah 
menyebabkan sejumlah proyek pembangunan daerah.

“Ada bupati mengeluh karena ada proyek yang sudah lelang, tapi tidak bisa 
dibayarkan gara-gara pilkada,” kata Direktur Politik Dalam Negeri Direktorat 
Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Bahtiar, Selasa, 7 November 2017.

Baca: Berikut Langkah-langkah KPU Cegah Penyelewengan Dana Pilkada

Berikut ini anggaran pilkada serentak tiga tahun terakhir:

Total Anggaran Pilkada

2015
9 daerah pemilihan gubernur dan 260 daerah pemilihan kabupaten/kota. 
Rp 7,09 triliun

2017
7 daerah pemilihan gubernur dan 94 daerah pemilihan kabupaten/kota.
Rp 5,96 triliun

2018
17 daerah pemilihan gubernur dan 154 daerah pemilihan kabupaten/kota.
Rp 15,16 triliun

Sumber: Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, KPU

Kirim email ke