APBD DKI 2018 Jadi Sorotan, Anies Baswedan: Saya BersyukurReporter:  Larissa 
HudaEditor:  Clara Maria Tjandra Dewi H.Kamis, 23 November 2017 10:44 WIB 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bersalaman dengan anggota DPRD saat 
menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, 20 November 2017. 
TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersyukur Rancangan 
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD DKI 2018 menjadi sorotan 
masyarakat karena ada beberapa mata anggaran yang mengalami kenaikan 
signifikan. Anies Baswedan juga tidak mempermasalahkan kenaikan anggaran yang 
melonjak dari Rp 71,8 triliun menjadi Rp 77,1 triliun. 

Menurut Anies, banyak mata yang menyoroti pembahasan anggaran 2018 justru 
sangat diharapkan. Hal tersebut adalah bentuk partisipasi masyarakat terhadap 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 
 
"Kami bersyukur bahwa banyak partisipasi dari warga kita memang ingin agar 
anggaran ini dilihat banyak (pihak). Tugas bulan ini ngelihatin dan dibantu 
banyak sekali. Kami bersyukur bahkan ini adalah dana kita semua," ujar Anies di 
Balai Kota Jakarta, Kamis, 23 November 2017. 

Baca: Dituding Anies Baswedan, Eks Staf Ahok Buka Kartu

Anies Baswedan berharap dengan banyaknya partisipasi masyarakat, APBD DKI 2018 
akan lebih banyak terserap untuk masyarakat. Adapun pembahasan anggaran, Anies 
mengatakan sampai saat ini masih terus digodok. Ia berharap tetap mendapatkan 
masukan dari masyarakat. 

"Pembahasan masih jalan, ini belum selesai. Jadi dengan pembahasan masih jalan, 
makin banyak yang melihat makin baik," ujar Anies. 

Salah satu anggaran yang jadi sorotan adalah soal honor untuk tim gubernur 
untuk percepatan pembangunan (TGUPP). Semula, dalam rencana kerja pembangunan 
daerah (RKPD) 2018 honor TGUPP dianggarkan Rp 2,3 miliar, lalu naik jadi Rp 
28,5 miliar. 

Belum lagi, anggaran untuk kunjungan kerja anggota DPRD DKI Jakarta pada 
Rancangan APBD DKI2018 sebesar Rp 107,7 miliar. Anggaran ini naik dari tahun 
sebelumnya Rp 28,7 miliar. Tahun ini, pemerintahan Anies-Sandi juga 
menganggarkan belanja hibah sebesar Rp 1,7 triliun. 

Kirim email ke