https://www.facebook.com/pageKataKita/posts/899704580120928:0
KataKita30 november 2015 
AHOK DAN HAJI SETYA
  Setya Novanto dan Ahok sama-samapolitisi keturunan Cina. Tapi dari keduanya 
ada perbedaan sangat lebar. Soalketurunan misalnya, Setya Novanto seperti ingin 
menyembunyikan kecinaannya,Ahok terang-terangan dengan garis leluhurnya. 
Panggilannya aja Ahok!  Setya mulanya beragama katolik.Terpilih tiga periode 
menjadi anggota DPR dari daerah pemilihan NTT yangsebagian besar penduduknya 
beragama katolik. Dia mengganti agamanya menjadimuslim. Sudah berangkat haji. 
Saat proses pemilihan menjadi ketua DPR-RI tidakada gonjang-ganjing isu agama.  
Ahok beragama Kristen. SaatAdyaksa Daut menyarankan dia masuk Islam, agar bisa 
terpilih jadi Gubernur,Ahok tidak menanggapi dengan serius. Dalam banyak 
kesempatan, bahkan Ahokmelontarkan kemuakannya jika agama dibawa-bawa ke ranah 
politik. Bagi Ahok,agama itu di atas politik. Dia tidak akan melepas 
keyakinannya hanya untukterpilih jadi Gubernur.  Soal gaya bicara di depan 
publik,Setya Novanto terkesan santun. Suaranya pelan. Penuh dengan kata-kata 
normatif.Diksinya khas pejabat orde baru. Bahkan dia bisa bicara bahwa dia 
sedangmembela kepentingan bangsa dan negara, saat rekaman papa minta saham 
beredar.  Beda dengan Ahok. Gaya bicaraAhok meledak-ledak. Spontan. Pilihan 
diksinya persis seperti obrolan rakyatkebanyakan. Kita bisa dengar, "UPS nenek 
lu!," dari mulut Ahok.  Setya Novanto suka denganpembicaraan tertutup. Dia agak 
alergi keterbukan. Bahkan kabarnya dia berniatmempolisikan Menteri Sudirman 
Said yang membawa rekaman pembicaraan antaraSetya dengan Freeport sebagai 
barang bukti ke MKD. Bagi Setya merekampembicaraan orang, meskipun dia pejabat 
negara yang sedang mencatut namaPresiden, termasuk tindakan kriminal.  Setya 
mungkin lupa, berapa banyakmaling yang tertangkap karena aksinya terekam CCTV. 
Jika suatu saat nanti adamaling yang menuntut pengeola minimarket, karena 
memasang CCTV yang merekamaksi kejahatannya, itu artinya dia maling paling pede 
sedunia-akhirat.Sedangkan Ahok suka denganketerbukaan. Sejak jadi angota DPR 
rakyat bisa tahu kemana uang reses digunakanAhok, dan berapa yang 
dikembalikannya ke kas negara. Semua disusun lengkapdengan lampiran kuitansi, 
lalu dipampang di situs pribadinya. Saat menjabatWagub sampai jadi Gubernur 
DKI, Ahok kerap merekam rapat-rapat pejabat DKIlantas diupload ke dunia maya. 
Rakyat bisa tahu apa yang dibicarakannya danbagaimana para pejabat itu bekerja. 
 Nama Setya Novanto seringdisebut-sebut dalam skandal proyek-proyek besar. 
Sebelum isu papa minta saham,kita sudah mendengar kasus Bank Bali, e-KTP, 
Penyelewengan dana PON Riau danberbagai mega proyek lainnya.  Nama Ahok dikenal 
sebagai pejabatyang antikorupsi. "Tidak usah berkorban untuk Indonesia. Cukup 
tidakkorupsi saja, itu sudah memberikan sumbangan terbesar bagi rakyat," 
ujarAhok.  Pada akhirnya kitatidak bisa menilai pemimpin berdasarkan tampilan 
luar. Tidak bisa menilai dariras dan agama yang dianutnya. Nilai pemimpin 
terletak dari apa yang sudahdiperjuangkan untuk rakyat... [Huruf miring dari 
saya,Noroyono]  

Kirim email ke