Sergey Prokofiev, adalah komposer besar Rusia periode modern yang diakui keunggulannya di hampir semua genre musik hingga pertengahan abad 20. Barangkali itu sebabnya Prokofiev kurang digemari orang Amerika yang senang menuntut kemurnian dan maunya serba spesialis. Tidak peduli sekalipun Prokofiev termasuk makhluk ajaib di alam dunia. Kepekaan naluri musiknya terlatih karena ia terbiasa mendengar sang ibu memainkan karya Beethoven & Chopin. Boleh saja ini dianggap masih hal biasa. Orangtua mana pun normalnya ya membuka diri seperti ini jika ingin dekat dengan buah hatinya.
Yang di luar kebiasaan dari Prokofiev adalah ia sudah membuat komposisi piano pertamanya pada usia 3 tahun dan menyusun komposisi opera pertamanya saat berusia 9 tahunǃ Keajaiban ini memikat Alexander Glazunov yang langsung meminta kepada sang ibunda agar mengizinkan putra tunggalnya meneruskan latihan di konservatorinya, St. Petersburg. Selanjutnya berhamburanlah sonata, cantata, simponi, concerto, opera, ballet, bahkan film score hingga band, karya Prokofiev yang menjadi tonggak musik modern Rusia. Dan akhirnya Sergey Prokofiev harus menyudahi semuanya pada usia 61 di Moskow, bersamaan hari dengan meninggalnya Stalin pada 5 Maret 1953. Walhasil selama beberapa hari jenazahnya tidak bisa dikeluarkan dari rumah karena jalanan dipenuhi kerumunan orang. Berikut karya pendek Prokofiev, Opus 2 No. 1 | | | Prokofiev Etude Op. 2 No. 1 - Primavera Shima - YouTube | | |
