https://nasional.tempo.co/read/1037080/nu-minta-pemerintah-awasi-perkembangan-aliran-keagamaan?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_3
NU Minta Pemerintah Awasi Perkembangan Aliran Keagamaan
Reporter:
Amirullah
Editor:
Amirullah
Minggu, 26 November 2017 09:41 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1037080/nu-minta-pemerintah-awasi-perkembangan-aliran-keagamaan?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_3#comments>
20104
# Font:
# Ukuran Font: -
<https://nasional.tempo.co/read/1037080/nu-minta-pemerintah-awasi-perkembangan-aliran-keagamaan?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_3#font-decrease>
+
<https://nasional.tempo.co/read/1037080/nu-minta-pemerintah-awasi-perkembangan-aliran-keagamaan?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_3#font-increase>
#
#
Kini Anda dapat mengganti jenis dan ukuran font sesuai preferensi Anda.
Saya mengerti
<https://nasional.tempo.co/read/1037080/nu-minta-pemerintah-awasi-perkembangan-aliran-keagamaan?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_3#>
NU Minta Pemerintah Awasi Perkembangan Aliran Keagamaan
<https://nasional.tempo.co/read/1037080/nu-minta-pemerintah-awasi-perkembangan-aliran-keagamaan?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_3>
Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj (hijau), bersama Menteri Agama, Lukman
Hakim (kiri) dan Menteri Dalam Negri Tjahjo Kumolo setelah melakukan
Apel Hari Santri Nasional yang diadakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul
Ulama (PBNU) di Tugu Proklamasi, Jakarta, 22 Oktober 2017. Tempo/Ilham Fikri
*TEMPO.CO*, *Mataram* - Nahdlatul Ulama
<https://www.tempo.co/tag/nahdlatul-ulama-nu> meminta pemerintah
bertindak tegas mengatasi persoalan radikalisme. Salah satu upaya yang
harus dilakukan adalah mengawasi perkembangan aliran keagamaan yang
membahayakan bangsa.
"Pemerintah melalui Kementerian Agama perlu mengambil peran lebih aktif
sebagai /leading sector/ dalam strategi nasional penanganan radikalisme
agama," kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil
Siroj <https://www.tempo.co/tag/said-aqil-siradj> di Pondok Pesantren
Darul Quran Bengkel, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu,
25 November 2017.
*Baca juga: PBNU Minta Pemerintah Bentuk Kementerian Urusan Pesantren
<https://nasional.tempo.co/read/1036945/pbnu-minta-pemerintah-bentuk-kementerian-urusan-pesantren>*
**Pernyataan Said itu disampaikan sebagai hasil rekomendasi dari
Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU yang berlangsung
sejak Kamis, 23 November 2017. Hasil rekomendasi munas diserahkan Said
kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla
<https://www.tempo.co/tag/jusuf-kalla>yang hadir menutup acara tersebut.
Rekomendasi munas meliputi berbagai aspek, seperti di bidang pendidikan,
politik, hukum, dan hubungan internasional.
Rekomendasi terkait dengan radikalisme menyebutkan penanggulangan
radikalisme agama harus dilakukan dengan pengawasan perkembangan aliran
keagamaan. Juga dengan mengembangkan sistem respons dini terhadap aliran
keagamaan yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.
Pemerintah, kata Said, perlu bersikap dan bertindak tegas untuk
mengatasi persoalan radikalisme dengan tetap mengedepankan pendekatan
kemanusiaan. Karena itu, diperlukan strategi nasional yang menyeluruh
meliputi aspek agama, pendidikan, politik, keamanan, kultural,
sosial-ekonomi, dan lingkungan berbasis keluarga.
*Baca juga: Jusuf Kalla Menutup Munas Alim Ulama NU di Mataram
<https://nasional.tempo.co/read/1036878/jusuf-kalla-menutup-munas-alim-ulama-nu-di-mataram>*
**Pencegahan radikalisme juga harus dilakukan melalui penguatan
pendidikan karakter berwawasan moderatisme dalam implementasi kurikulum.
Selain itu, dengan merevitalisasi Pancasila sebagai falsafah bangsa
melalui optimalisasi peran Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi
Pancasila dalam pemantapan ideologi Pancasila di lingkungan aparatur
sipil negara, kementerian, dan lembaga-lembaga negara.
NU juga meminta partai politik dan politikus berhenti menggunakan
sentimen agama dalam pertarungan politik praktis. "Memainkan sentimen
agama untuk perebutan kekuasaan lima tahunan merupakan tindakan tidak
bertanggung jawab yang dapat mengoyak kelangsungan hidup bangsa," tutur
Said.
Aparat penegak hukum juga harus menjamin hak konstitusional warga negara
dan tidak tunduk pada tekanan kelompok radikal. NU juga meminta
organisasi-organisasi Islam Indonesia memperkuat jaringan Islam moderat
yang selama ini sering dijadikan teladan dunia Islam dan /role model/
bagi masyarakat dunia.
------------------------------------------------------------------------
# Nahdlatul Ulama | NU <https://www.tempo.co/tag/nahdlatul-ulama-nu>