Mengapa Vietnam dorong warga 'tinggalkan' Katolik dan jadi anggota Partai 
Komunis? http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42110602 27 November 2017

 Bagikan artikel ini dengan Facebook 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42110602#  Bagikan artikel ini dengan 
Twitter http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42110602#  Bagikan artikel ini 
dengan Messenger http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42110602#  Bagikan artikel 
ini dengan Email 
mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fdunia-42110602
  Kirim http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42110602#share-tools




 
 Hak atas fotoGETTY IMAGESImage captionDari 90 juta populasi Vietnam, delapan 
juta di antaranya adalah pemeluk Katolik. Pengurus Partai Komunis di Nghe An, 
provinsi kelahiran pendiri Vietnam Ho Chi Minh, dalam beberapa waktu terakhir 
giat merekut anggota baru, terutama dari para pemeluk Katolik.
 "Banyak pemeluk Katolik yang bergabung dengan Partai Komunis," kata Dang Huu 
Nam, pastor di Quynh Luu di Provinsi Nghe An.
 Ia menjelaskan bahwa pemeluk Katolik yang menjadi anggota partai diberi 
insentif uang untuk datang ke gereja yang dikelola oleh pengurus Partai Komunis.
 Di gereja ini mereka menyanyikan lagu-lagu pujian, sementara di latar belakang 
ada spanduk logo partai, palu arit, dan bendera Vietnam, seperti terlihat dalam 
video yang diunggah seorang pengguna Facebook.
 Terlihat ada tulisan 'sosialisme dan persatuan nasional'. Dikatakan bahwa 
kegiatan keagamaan ini berlangsung di Paroki Bo Son, yang dihadiri pula oleh 
pemerintah setempat dan sejumlah pejabat polisi berseragam.
 Soal dokumen rahasia AS, Agus Widjojo: Isu hantu komunis masih laku secara 
politis http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-41662408 Megawati keluhkan 
tudingan PDIP sebagai 'jelmaan Partai Komunis Indonesia' 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-40591300 Mengenang 100 tahun Revolusi 
Bolshevik di beberapa negara bekas komunis 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah-41899135 Para pejabat tersebut menyebut 
komunitas Katolik ini 'Paroki Katolik Damai'.
 Nghe An dikenal sebagai salah satu provinsi termiskin di Vietnam dan sejak 
beberapa waktu terakhir menarik perhatian publik menyusul sejumlah aksi unjuk 
rasa yang digelar oleh nelayan setempat, banyak di antaranya yang merupakan 
pemeluk Katolik.
 Mereka memprotes bencana lingkungan yang dipicu dengan tumpahnya limbah pabrik 
besi ke laut, yang sangat mengganggu mata pencaharian mereka. Pabrik tersebut 
dioperasikan oleh perusahaan Taiwan, Formosa Corporation.
 Para nelayan ini memprotes Formosa dan juga pemerintah Vietnam, yang mereka 
anggap tidak tegas dalam menangani bencana lingkungan ini.
 Sejumlah demonstrasi yang digelar dipimpin oleh aktivis gereja.
 Kampanye ideologi komunisme Mungkin karena faktor inilah, kata pastor Dang Huu 
Nam kepada BBC bahasa Vietnam, pemerintah 'sepertinya ingin menjauhkan umat 
Katolik dari gereja dan bergabung ke gereja yang dikelola pemerintah'.
 "Ini strategi yang intinya ditujukan untuk menjauhkan umat dari gereja," 
katanya.
 Seorang wartawan di Hanoi, yang meminta namanya tidak diungkap, mengatakan 
bahwa pemerintah dari dulu 'selalu mengawasi pemeluk agama, terutama Katolik 
dan Protestan' dan 'menganggap agama sebagai alat kapitalis'.
 Namun sekarang ada perubahahan taktik dari pemerintah. "Mereka ingin 
menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemerintah tidak menerapkan diskriminasi 
terhadap pemeluk agama, di sisi lain mereka gencar mempromosikan ideologi 
komunisme kepada para pemeluk agama," katanya.
 Itulah sebabnya makin banyak dijumpai berdirinya 'Paroki Katolik Damai' 
seperti di Provinsi Nghe An.
 Paroki ini, selain sebagai wadah kegiatan agama, juga dipakai sebagai 'pintu 
masuk untuk merekrut anggota Partai Komunis'.
 Di Cu Kuin, Provinsi Daklak, misalnya tak kurang dari 100 pemeluk Katolik 
pindah ke gereja pemerintah Juli lalu.
 Koran Hoa Binh pada Agustus lalu memberitakan bahwa 100% anggota Partai 
Komunis di satu desa di Distrik Lac Thuy di Provinsi Hoa Binh adalah pemeluk 
Katolik.
 Jumlah keseluruhan populasi Vietnam adalah 92 juta, delapan juta di antaranya 
memeluk Katolik.
 Sementara itu, Partai Komunis yang didirikan Ho Chi Minh pada 1930, memiliki 
jumlah anggota aktif sebanyak 4,5 juta orang berdasarkan data tahun 2016.
 Sayap pemuda partai ini memiliki 6,4 juta anggota sedangkan anggota yang 
berstatus sebagai pionir atau pelopor sekitar 7,8 juta orang.

 

Kirim email ke